DOHA - Qatar Airways merilis rute penerbangan jarak jauh yang menghubungkan Doha dengan Auckland via Melbourne, Australia.
Rute penerbangan ini memakan waktu tempuh sekitar 20 jam dan menjadi salah satu penerbangan terpanjang milik maskapai tersebut ke Selandia Baru.
Anggota aliansi oneworld ini bakal mengoperasikan penerbangan dari Bandara Internasional Hamad di Doha menuju Bandara Auckland melalui transit di Bandara Melbourne.
Layanan anyar tersebut dijadwalkan mulai mengudara pada 9 Desember 2026 dan menjadi rute perdana Qatar Airways yang menghubungkan Melbourne secara langsung dengan Auckland.
Maskapai ini juga telah mengantongi izin untuk mengangkut penumpang pada sektor di antara kedua kota tersebut.
Langkah ini menggantikan rute terdahulu yang menghubungkan Doha dan Auckland via Bandara Adelaide.Adapun penerbangan untuk rute Doha-Adelaide bakal dikembalikan menjadi penerbangan tersendiri.
Qatar Airways Gunakan Boeing 777-300ER
Untuk melayani rute Doha-Melbourne-Auckland, Qatar Airways bakal menerbangkan armada Boeing 777-300ER berkapasitas 354 kursi.Pesawat ini telah dilengkapi fasilitas kelas bisnis Qsuites serta jaringan Wi-Fi Starlink untuk seluruh penumpang.
Tipe armada serupa saat ini juga dipakai Qatar Airways untuk melayani penerbangan Doha menuju Auckland via Adelaide.Bahkan, Boeing 777-300ER tersebut juga dioperasikan pada rute penerbangan Doha-Melbourne.
Di samping itu, Qatar Airways bersama Virgin Australia diproyeksikan membuka total tiga penerbangan harian antara Doha dan Melbourne pada penghujung tahun ini.
Qatar Airways Menambah Pilihan Wisatawan ke Auckland
Penyesuaian rute ini memberikan opsi baru bagi para pelancong yang hendak bepergian dari Australia menuju Selandia Baru.Rute penerbangan Melbourne-Auckland sendiri memiliki volume permintaan yang sangat tinggi.
Merujuk pada data reservasi periode 12 bulan hingga Mei 2026, tercatat sekitar 715.000 penumpang terbang pulang-pergi di rute tersebut tanpa melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.
Tingginya angka tersebut menempatkan jalur Melbourne-Auckland sebagai salah satu rute internasional paling sibuk dari Australia.
Sementara itu, rute Sydney-Auckland membukukan jumlah penumpang lebih banyak, yakni mencapai sekitar 810.000 penumpang pulang-pergi pada kurun waktu serupa.
Mulai 10 Desember 2026, Qatar Airways bakal berkompetisi langsung dengan Qantas dan Virgin Australia di koridor Melbourne-Auckland.
Kendati demikian, jadwal keberangkatan Qatar Airways dinilai kurang ideal untuk sebagian wisatawan lantaran penerbangan dari Melbourne dijadwalkan lepas landas pada pukul 01.20 waktu setempat.Sedangkan penerbangan balik dari Auckland menuju Australia dijadwalkan mengudara pukul 13.15.
Ada Empat Maskapai Layani Rute Melbourne-Auckland
Pada kurun waktu 10 Desember 2026 sampai akhir Februari 2027, setidaknya empat maskapai penerbangan akan melayani penerbangan nonstop Melbourne-Auckland.
Kondisi tersebut terakhir kali tercipta pada 2025, saat China Airlines masih beroperasi bersama Air New Zealand, Jetstar, serta Qantas.
Saat ini, posisi China Airlines telah digantikan oleh maskapai Qatar Airways.Hal ini membuat para pelancong diprediksi memiliki rata-rata 12 pilihan penerbangan setiap harinya untuk rute Melbourne-Auckland.
Bahkan, terdapat tiga jadwal penerbangan harian yang bakal menggunakan armada pesawat berbadan lebar (wide-body).
Selain Boeing 777-300ER milik Qatar Airways, Air New Zealand turut mengoperasikan pesawat berbadan lebar Boeing 777-300ER dan Boeing 787-9 pada rute tersebut.