A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$ai_summary

Filename: controllers/read.php

Line Number: 107

Dasco Puji Langkah BI Pakai Mata Uang Lokal di Transaksi Global

Dasco Puji Langkah BI Pakai Mata Uang Lokal di Transaksi Global

Dasco Puji Langkah BI Pakai Mata Uang Lokal di Transaksi Global
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (FOTO: NET)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Bank Indonesia (BI) yang memperluas pemakaian mata uang lokal dalam transaksi internasional demi memperkuat nilai tukar rupiah dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Dasco menilai kebijakan tersebut terwujud melalui kesepakatan Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) yang dijalin oleh Gubernur BI Perry Warjiyo bersama Gubernur People's Bank of China (PBOC) Pan Gongsheng.

“Kesepakatan tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi penggunaan rupiah dan renminbi dalam transaksi antara Indonesia, China Daratan, dan Hong Kong sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS,” kata Dasco dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Kesepakatan krusial ini ditandatangani sewaktu Pertemuan Tingkat Tinggi yang dilangsungkan pada Kamis (11/6) di Shanghai, Tiongkok.

Selain itu, perluasan kerja sama ini juga meliputi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Local Currency Transaction (LCT) yang kini ikut melibatkan Hong Kong, dengan dihadiri Chief Executive HKMA Eddie Yue.

LCT sendiri merupakan skema penyelesaian transaksi bilateral bagi para pelaku usaha maupun perorangan dari kedua negara dengan memanfaatkan mata uang lokal negara masing-masing.

Dasco juga menyoroti inovasi sistem pembayaran QRIS lintas negara antara Indonesia dan China yang diperkirakan bakal melancarkan transaksi melalui integrasi sistem pembayaran digital.

“Sistem ini sudah melibatkan 191 penyedia layanan di China dan 24 di Indonesia yang seluruhnya telah terhubung,” ujarnya.

Dasco menilai bahwa kolaborasi antara BI dan PBOC mempunyai potensi besar meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan yang nilainya diperkirakan menyentuh 155,5 miliar dolar AS pada 2025, demi efisiensi serta memangkas beban dolar.

“Ini merupakan upaya yang sangat serius untuk mengurangi kebutuhan penggunaan dolar Amerika Serikat dalam transaksi perdagangan, termasuk melalui penerapan QRIS lintas batas antara Indonesia dan China. Langkah ini dilakukan BI untuk memperkuat rupiah,” kata Dasco.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index