Sengketa Lahan di Pesisir Barat, Buruh Ditembak Tetangga 5 Kali

Sengketa Lahan di Pesisir Barat, Buruh Ditembak Tetangga 5 Kali
Barang bukti tersangka pria di Pesisir Barat nekat tembak tetangga berkali-kali.(Sumber:NET)

PESISIR BARAT - Seorang buruh harian lepas di Pekon Way Jambu, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi korban penembakan oleh tetangganya sendiri saat sedang membantu mengangkut peralatan tenda pesta milik warga pada Minggu (7/6/2026).

Ketika kejadian berlangsung, korban bersama beberapa rekannya tengah menaikkan besi dan perlengkapan tenda ke atas mobil untuk keperluan sebuah acara di lingkungan tersebut.

Peristiwa mencekam ini bahkan sempat direkam dalam sebuah video oleh warga yang berada di sekitar lokasi.

Video berdurasi satu menit dua puluh detik tersebut menampilkan situasi yang menegangkan di area perkebunan dengan pepohonan yang rimbun.

Dari seberang jalan, warga yang mengambil video berulang kali mengarahkan kamera dan memperbesar gambar ke area kebun tersebut.

Seorang pria terlihat berdiri di antara lebatnya pepohonan, sementara atmosfer di sekitar tempat kejadian terasa sangat mencekam.

Meskipun momen ketika peluru melesat tidak tertangkap dengan gamblang, rekaman itu memperlihatkan kepanikan yang terjadi di lokasi saat insiden berlangsung.

Berdasarkan penjelasan Kasatreskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Meidy Hariyanto, pelaku diduga mendatangi lokasi kejadian lalu memicu keributan sebelum akhirnya meluncurkan tembakan.

"Tiba-tiba pelaku datang dan melempar batu ke arah lokasi. Setelah itu pelaku mengeluarkan senapan angin dan menembak korban sebanyak lima kali," kata Meidy, Senin (8/6/2026).

Korban sempat mencoba melarikan diri untuk menyelamatkan nyawanya dari rentetan tembakan yang dilepaskan ke arahnya.

Akan tetapi, satu butir peluru mengenai bagian pinggang belakang korban hingga menyebabkan luka serius yang membutuhkan penanganan medis.

Teman-teman korban yang berada di lokasi segera memberikan bantuan awal sebelum akhirnya membawa Boby ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapat perawatan darurat.

Laporan terkait aksi penembakan yang diterima pihak berwajib langsung direspons oleh Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Pesisir Barat.

Aparat kepolisian langsung bergerak cepat untuk melakukan investigasi sekaligus memburu pelaku penembakan tersebut.

Hanya dalam waktu sekitar lima jam setelah peristiwa terjadi, petugas berhasil menangkap seorang pria berinisial DS (40) yang diduga kuat sebagai pelaku.

Berdasarkan hasil interogasi awal, tim penyidik menemukan adanya konflik lama yang terjadi antara pelaku dan juga korban.

Perselisihan tersebut diduga kuat berakar dari masalah tapal batas lahan yang sudah terjadi sejak lama.

"Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui antara pelaku dan korban memiliki persoalan terkait batas lahan yang sudah berlangsung cukup lama," ujar Meidy.

Dalam penangkapan tersebut, petugas kepolisian menyita satu unit senapan angin jenis Mini PCP merek Steven kelir hitam, satu peredam, satu magazen, serta 14 butir peluru kaliber 4,5 mm.

Polisi juga mengamankan empat kotak amunisi cadangan dan dua bilah senjata tajam berupa golok saat proses penangkapan dilakukan.

Kini, DS telah dijebloskan ke dalam ruang tahanan Mapolres Pesisir Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani proses hukum.

Aparat penegak hukum menjerat pelaku dengan Pasal 466 ayat (2) dan atau Pasal 307 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index