JAKARTA - Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit Puji Santosa memastikan bahwa perusahaannya siap memproduksi kendaraan kepresidenan bermodel transparan untuk mempermudah langkah Presiden Prabowo Subianto saat menyapa dan bersalaman dengan masyarakat luas.
Sigit menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah menerima permohonan langsung dari Presiden Prabowo terkait rancangan kendaraan berbahan material kaca khusus tersebut, dan saat ini proses pengerjaannya sedang dipersiapkan.
"Kalau itu iya, kami siapkan terus," kata Sigit di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Ia menegaskan bahwa instruksi mengenai pembuatan kendaraan dengan model kaca tembus pandang tersebut memang bersumber langsung dari keinginan Presiden Prabowo.
Meskipun demikian, pihak Pindad saat ini masih belum bersedia menjabarkan secara terperinci mengenai spesifikasi teknis ataupun estimasi waktu perampungannya.
"Sudah, kami siapkan," tuturnya.
Terkait target batas waktu proses pengerjaan tersebut, Sigit pun masih belum memberikan kepastian. Ia meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari jajaran pemerintahan.
"Tunggu tanggal mainnya nanti," kata Sigit.
Permohonan tentang pembuatan rancangan model kendaraan kepresidenan yang baru ini mengemuka saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya dalam agenda peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Presiden Prabowo mengawali permohonannya itu dengan cerita mengenai besarnya antusiasme masyarakat yang rela mengantre demi bersalaman dalam setiap agenda kunjungan kerja Presiden RI di berbagai daerah, termasuk saat berkunjung ke Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026) kemarin.
"Tetapi itulah risiko, saya bilang mereka tunggu berjam-jam di (bawah) matahari. Ini saya lagi mikir, minta Pindad, mana itu Profesor Sigit, mana itu? Nggak ada? Coba didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca itu yang ada kursi, tetapi kelihatan aku berdiri," kata Presiden kepada Pindad.
Presiden Prabowo selama ini diketahui memang memakai kendaraan dinas kepresidenan bermerek Maung Garuda yang dirancang secara eksklusif untuk kebutuhan Presiden RI oleh korporasi industri pertahanan domestik PT Pindad.
Nama Profesor Sigit, sosok yang dipanggil oleh Presiden saat menyampaikan pidato dalam agenda peluncuran KDKMP tersebut, mengarah pada figur Sigit Puji Santosa. Ia merupakan arsitek perancang Maung Garuda, yang saat ini mengemban jabatan sebagai Direktur Utama PT Pindad sekaligus Chief Technology Officer (CTO) Danantara.
Maung Garuda, produk kendaraan kepresidenan karya anak bangsa tersebut, tercatat telah digunakan oleh Presiden Prabowo sejak hari pertamanya mengemban amanah sebagai Presiden RI pada tanggal 20 Oktober 2024 yang lalu.
Kendaraan kepresidenan Maung Garuda ini ternyata tidak hanya dioperasikan oleh Presiden Prabowo untuk agenda di dalam negeri saja.
Dalam rangkaian pelaksanaan agenda KTT Ke-48 ASEAN beberapa waktu lalu, unit Maung Garuda bahkan sengaja diangkut ke lokasi perhelatan acara di Cebu, Filipina, untuk bertindak sebagai kendaraan operasional resmi bagi Presiden Prabowo sepanjang keikutsertaannya menghadiri KTT tersebut selama beberapa hari.