JAKARTA - Kalangan pelaku usaha memberikan tanggapan terkait wacana reshuffle kabinet yang kembali mencuat di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Wacana perombakan posisi menteri dalam kabinet saat ini menjadi sorotan utama bagi berbagai pemangku kepentingan. Stabilitas pemerintahan dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan proyek-proyek strategis nasional.
"Kalau memang ada reshuffle, tentu Presiden punya pertimbangan untuk mempercepat pencapaian target-target pembangunan," ujar Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani, sebagaimana dilansir dari bisnis.com, Selasa (28/4/2026).
Shinta menambahkan bahwa dunia usaha lebih menitikberatkan pada kelanjutan kebijakan yang sudah berjalan daripada sekadar pergantian personel di pemerintahan.
Pihak pelaku usaha berharap bahwa siapa pun yang menduduki jabatan menteri nantinya harus memiliki pemahaman mendalam mengenai tantangan ekonomi global yang sedang dihadapi. Keberlanjutan regulasi tetap menjadi prioritas utama bagi investor dalam menanamkan modal.
Transisi kepemimpinan di tingkat kementerian tentu memerlukan proses adaptasi yang tidak sebentar. Pelaku usaha berharap agar stabilitas kebijakan tetap terjaga di tengah dinamika politik yang terjadi saat ini.
Koordinasi yang solid antara jajaran menteri dan pelaku industri menjadi elemen penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Semua pihak kini menunggu langkah strategis selanjutnya dari pemerintah.