BNI

BNI Bagikan Dividen Rp349 Per Saham Ini Jadwal Lengkapnya

BNI Bagikan Dividen Rp349 Per Saham Ini Jadwal Lengkapnya
BNI Bagikan Dividen Rp349 Per Saham Ini Jadwal Lengkapnya

JAKARTA - Pembagian dividen selalu menjadi salah satu informasi yang paling dinantikan oleh para investor saham. Selain menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada pemegang saham, dividen juga mencerminkan kinerja keuangan perusahaan selama satu tahun terakhir. 

Ketika sebuah emiten membagikan dividen dalam jumlah besar, hal tersebut sering kali menjadi indikator bahwa perusahaan memiliki kondisi keuangan yang sehat serta mampu menghasilkan laba yang stabil.

Hal serupa juga dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk yang kembali mengumumkan rencana pembagian dividen kepada para pemegang sahamnya. Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST yang membahas penggunaan laba bersih perusahaan untuk tahun buku sebelumnya.

Melalui keputusan tersebut, para pemegang saham BNI akan memperoleh dividen tunai yang dibagikan berdasarkan jumlah saham yang mereka miliki. Pembagian dividen ini menjadi salah satu langkah perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi investor yang telah menanamkan modalnya di bank milik negara tersebut.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan membagi dividen per saham sebesar Rp 349,41 per saham. Pembagian dividen tersebut akan dibayarkan bulan depan.

Pembagian dividen BBNI ini telah mendapat restu dari pemegang saham pada Senin (9/3/2026). Dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025, BBNI akan membagi dividen sebesar Rp 13,03 triliun, setara 65% dari laba bersih konsolidasian yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 20,04 triliun.

Keputusan RUPST Tentang Pembagian Dividen

Keputusan mengenai pembagian dividen ini diambil melalui RUPST yang menjadi forum tertinggi bagi para pemegang saham dalam menentukan berbagai kebijakan penting perusahaan.

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui penggunaan sebagian laba bersih perusahaan untuk dibagikan kepada investor dalam bentuk dividen tunai. Kebijakan ini menunjukkan bahwa perusahaan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekspansi bisnis dan pemberian imbal hasil kepada para pemegang saham.

Besaran dividen yang dibagikan oleh BNI juga mencerminkan kinerja keuangan perusahaan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Dengan total pembagian mencapai Rp13,03 triliun, BNI menunjukkan komitmennya untuk memberikan nilai tambah bagi para investor yang telah menanamkan modalnya di perusahaan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterbukaan informasi di BEI pada Rabu menjelaskan, nantinya setiap pemegang saham akan berhak menerima dividen tunai Rp 349,41 per saham.

Pemegang Saham Yang Berhak Menerima Dividen

Tidak semua investor secara otomatis mendapatkan dividen dari perusahaan. Terdapat ketentuan tertentu mengenai siapa saja yang berhak menerima pembagian dividen tersebut.

Adapun pemegang saham yang berhak mendapat dividen tunai adalah mereka yang masih memegang saham BBNI hingga 26 Maret 2026.

Tanggal tersebut menjadi batas pencatatan atau recording date yang digunakan perusahaan untuk menentukan daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen.

Investor yang masih tercatat sebagai pemegang saham hingga tanggal tersebut akan masuk dalam daftar penerima dividen tunai yang akan dibayarkan oleh perusahaan pada waktu yang telah ditentukan.

Kebijakan ini merupakan prosedur standar dalam pembagian dividen di pasar modal untuk memastikan bahwa hak setiap investor dapat tercatat dengan jelas dan akurat.

Pergerakan Saham Dan Potensi Dividen Yield

Selain pengumuman pembagian dividen, pergerakan harga saham BNI juga menjadi perhatian investor di pasar modal. Per Rabu, saham BBNI ditutup di level Rp 4.290 per saham, naik 0,7% dari hari sebelumnya. Jika menggunakan acuan harga ini maka dividen yield BBNI sebesar 8,14%.

Dividen yield merupakan salah satu indikator yang sering digunakan investor untuk menilai tingkat keuntungan yang diperoleh dari dividen dibandingkan dengan harga saham di pasar.

Nilai dividen yield yang cukup menarik dapat meningkatkan minat investor terhadap saham perusahaan, terutama bagi mereka yang berfokus pada strategi investasi berbasis dividen.

Dengan pembagian dividen yang cukup besar serta kondisi keuangan perusahaan yang stabil, saham BBNI tetap menjadi salah satu pilihan bagi investor yang mencari kombinasi antara potensi pertumbuhan dan pendapatan dividen.

Jadwal Lengkap Pembagian Dividen BBNI

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai saham BNI atau BBNI:

1. Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi 17 Maret 2026
2. Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi 25 Maret 2026
3. Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai 26 Maret 2026
4. Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai 27 Maret 2026
5. Tanggal Recording date Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen Tunai 26 Maret 2026
6. Tanggal Pembayaran Dividen Tunai 7 April 2026

Jadwal tersebut menjadi panduan penting bagi investor yang ingin memperoleh dividen dari saham BBNI. Dengan mengetahui tanggal cum dividen dan ex dividen, investor dapat menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau mempertahankan kepemilikan saham mereka.

Pembayaran dividen tunai yang dijadwalkan pada awal April diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi para pemegang saham yang telah tercatat dalam daftar penerima dividen.

Melalui pembagian dividen ini, BNI kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat bagi investor sekaligus menjaga kinerja perusahaan agar tetap tumbuh secara berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index