KAI

KAI Daop 2 Bandung Siap Maksimalkan Layanan Angkutan Kereta Api Lebaran 2026

KAI Daop 2 Bandung Siap Maksimalkan Layanan Angkutan Kereta Api Lebaran 2026
KAI Daop 2 Bandung Siap Maksimalkan Layanan Angkutan Kereta Api Lebaran 2026

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh sarana kereta api dalam kondisi optimal menjelang masa angkutan Lebaran 2026. 

Persiapan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman dan nyaman. Berbagai langkah strategis telah disiapkan agar operasional kereta api tetap berjalan lancar selama periode tersebut.

Kesiapan sarana menjadi perhatian utama karena lonjakan penumpang biasanya terjadi selama masa mudik Lebaran. Oleh karena itu, KAI Daop 2 Bandung melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh dari sisi armada hingga sumber daya manusia. 

Langkah ini diambil agar pelayanan kepada pelanggan tetap maksimal sepanjang masa angkutan Lebaran.

Kesiapan Sarana Kereta untuk Angkutan Lebaran

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai sarana untuk menghadapi lonjakan penumpang. Persiapan tersebut mencakup kesiapan lokomotif, rangkaian kereta, serta fasilitas pendukung lainnya. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan operasional kereta berjalan optimal.

"Terkait dengan kesiapan pada masa angkutan Lebaran, kami dari Daop 2 Bandung telah berupaya untuk mempersiapkan semuanya semaksimal mungkin, termasuk juga terkait dengan sarana, prasarana, serta SDM yang ada. Pada tahun ini kami menyiapkan sebanyak 30 lokomotif dan 275 kereta yang siap mengangkut pengguna jasa kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026," kata Kuswardojo.

Jumlah armada tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat selama musim mudik. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memastikan setiap rangkaian kereta yang beroperasi berada dalam kondisi terbaik. Dengan begitu perjalanan pelanggan dapat berlangsung aman dan nyaman.

Perawatan Rutin di Depo Kereta Api Bandung

Kesiapan sarana kereta api juga didukung dengan sistem perawatan rutin yang dilakukan di Depo Kereta Api Bandung. Perawatan ini dilakukan secara menyeluruh sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Setiap rangkaian kereta harus melalui tahapan pemeriksaan sebelum dioperasikan.

"Tentunya jika kita lihat perawatan yang dilakukan di Depo Kereta Api, Depo Bandung ini melakukan perawatan mulai dari perawatan harian atau daily check, kemudian P1 atau satu bulanan, P3, P6, dan P12, dengan periode 3 bulanan, 6 bulanan, dan 12 bulanan dilaksanakan di Depo. Sementara jika ada perbaikan yang lain akan dikerjakan di Balai Yasa," kata Kuswardojo.

Melalui proses tersebut, kondisi kereta dapat dipastikan tetap prima. Setiap komponen penting diperiksa secara berkala agar tidak terjadi gangguan selama perjalanan. Perawatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan kereta api.

Pemeriksaan Teknis untuk Menjamin Keselamatan

Perawatan sarana kereta dilakukan secara konsisten setiap hari untuk menjaga keselamatan operasional. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada berbagai komponen penting. Hal ini memastikan kereta siap digunakan tanpa risiko gangguan teknis.

"Perawatan merupakan hal yang harus dikerjakan setiap hari. Salah satunya adalah untuk memastikan keselamatan dalam pengoperasian sarana tersebut. Nantinya juga dilakukan pemeriksaan yang rutin, di antaranya pemeriksaan sistem pengereman, sistem pendingin, bahan bakar, serta bagian rangka bawah atau bogie dari kereta tersebut," tutur dia.

Dengan pemeriksaan yang rutin, setiap potensi masalah dapat terdeteksi lebih awal. Hal ini membantu menjaga keandalan sarana kereta selama masa angkutan Lebaran. Upaya tersebut juga memperkuat komitmen KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan.

Pemeriksaan Setelah Kereta Selesai Beroperasi

Setiap lokomotif yang selesai menjalankan perjalanan langsung menjalani pemeriksaan harian di depo. Proses ini bertujuan memastikan kondisi sarana tetap optimal sebelum digunakan kembali. Dengan cara tersebut, keandalan armada dapat terjaga secara berkelanjutan.

Langkah ini merupakan bagian dari sistem pemeliharaan yang diterapkan secara disiplin oleh KAI. Setiap rangkaian kereta tidak hanya diperiksa sebelum beroperasi, tetapi juga setelah perjalanan selesai. Pendekatan ini membantu memastikan semua sarana siap untuk perjalanan berikutnya.

Melalui pemeriksaan yang konsisten, kualitas operasional kereta dapat dipertahankan. Hal ini juga mendukung pelayanan transportasi yang lebih aman dan terpercaya bagi masyarakat. Keandalan armada menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan.

Komitmen Pelayanan Terbaik untuk Pelanggan

Dengan kesiapan sarana yang optimal, KAI Daop 2 Bandung optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik selama masa angkutan Lebaran 2026. Dukungan perawatan rutin serta sistem operasional yang terstandar menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan. Semua langkah ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan pelanggan.

"KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman dan tepat waktu untuk perjalanan mudik maupun kembali dari kampung halaman," tandasnya.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan transportasi selama musim mudik. Dengan persiapan yang matang, perjalanan Lebaran diharapkan berlangsung lebih lancar. Upaya ini sekaligus menunjukkan komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi yang andal bagi masyarakat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index