BUMA

BUMA Internasional Suntik Modal Rp334 Miliar ke 29Metals

BUMA Internasional Suntik Modal Rp334 Miliar ke 29Metals
BUMA Internasional Suntik Modal Rp334 Miliar ke 29Metals

JAKARTA - PT BUMA Internasional Grup Tbk. (DOID) kembali memperkuat posisinya di industri tambang global dengan menyuntikkan modal baru ke perusahaan tambang asal Australia, 29Metals Limited. 

Setoran modal yang dilakukan sebesar 29,16 juta dolar Australia atau sekitar Rp334,84 miliar ini merupakan bagian dari komitmen DOID untuk menjaga kepemilikan sahamnya yang signifikan di 29Metals. 

Transaksi ini dilakukan melalui anak perusahaan DOID yang berbasis di Singapura, Bukit Makmur Mandiri Utama Pte. Ltd. (BUMA SG), setelah penandatanganan Surat Pra-Komitmen pada 20 Januari 2026.

Penyertaan Modal ke 29Metals melalui BUMA SG

Penyuntikan dana sebesar 29,16 juta dolar Australia ini merupakan bentuk komitmen BUMA SG untuk mempertahankan kepemilikan saham sebesar 19,44% di 29Metals, setelah mereka mengambil bagian dalam penawaran institusional yang dilakukan oleh perusahaan tambang tersebut. 

BUMA SG akan membeli sebanyak 72.903.717 saham baru yang diterbitkan oleh 29Metals, dengan harga 0,4 dolar Australia per saham. Dengan demikian, transaksi ini akan meningkatkan total kepemilikan BUMA SG di 29Metals dari 266.827.604 saham menjadi 339.731.321 saham setelah penyelesaian transaksi pada 28 Januari 2026.

Menurut Iwan Fuad Salim, Direktur BUMA Internasional Grup, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk terus meningkatkan investasi dan memperkuat peranannya di industri pertambangan global, khususnya dalam sektor tembaga dan logam dasar lainnya yang menjadi fokus utama 29Metals.

BUMA SG dan Posisi Kepemilikan di 29Metals

Sebagai bagian dari BUMA Internasional Grup, BUMA SG mengelola sebagian besar saham perusahaan tambang yang terdaftar di Bursa Efek Australia ini. 

Dengan struktur kepemilikan yang 98,4% dimiliki oleh PT Bukit Makmur Mandiri Utama dan 1,54% oleh BUMA Internasional Grup, BUMA SG menjalankan bisnisnya dengan fokus pada ekspansi dan pertumbuhan berkelanjutan di sektor pertambangan global. 

29Metals sendiri, yang berkantor pusat di Melbourne, Australia, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan tembaga dan logam dasar lainnya, yang kini memiliki prospek cerah seiring dengan kenaikan permintaan logam global.

Berdasarkan catatan yang dihimpun Bisnis, 29Metals telah menjadi bagian dari portofolio investasi DOID sejak akhir tahun 2024, ketika perusahaan ini menyelesaikan proses akuisisi 19,9% saham 29Metals dengan total investasi mencapai 62 juta dolar Australia. 

Langkah ini menunjukkan keseriusan DOID dalam mengembangkan portofolio investasinya di sektor energi dan pertambangan global, dengan fokus pada perusahaan-perusahaan yang memiliki prospek bisnis jangka panjang.

Strategi Pertumbuhan DOID melalui Investasi Global

Melalui suntikan modal ini, BUMA Internasional (DOID) semakin memperkuat eksistensinya sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada sektor tambang di Indonesia, tetapi juga memperluas jangkauan dan portofolio investasinya di pasar internasional.

 Menurut Iwan Fuad Salim, keputusan untuk melakukan penyertaan modal ke 29Metals adalah bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pondasi bisnis global dan menjaga keberlanjutan pertumbuhannya di industri pertambangan.

"Melalui komitmen investasi ini, BUMA SG menunjukkan kepercayaan besar terhadap potensi jangka panjang 29Metals, serta berharap dapat berkontribusi lebih besar lagi terhadap pertumbuhan dan pengembangan sektor pertambangan global," ujarnya dalam keterangan resmi.

Dengan langkah ini, BUMA Internasional berharap dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam sektor tambang global, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi para pemegang sahamnya. 

Strategi investasi ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, mengingat sektor tambang yang menjadi fokus utama 29Metals memiliki prospek cerah di masa depan.

Meningkatkan Peran di Industri Pertambangan Global

Secara keseluruhan, suntikan modal ke 29Metals ini menandai langkah penting bagi BUMA Internasional dalam meningkatkan keterlibatannya di industri pertambangan global, serta menciptakan peluang lebih luas untuk mengembangkan bisnisnya di pasar internasional. 

Dengan memperkuat posisinya di 29Metals, yang memiliki portofolio tambang tembaga dan logam dasar lainnya, DOID berpotensi meraih keuntungan besar dalam beberapa tahun ke depan, mengingat tingginya permintaan untuk komoditas-komoditas tersebut di pasar global.

29Metals, yang terdaftar di Bursa Efek Australia, memiliki prospek pertumbuhan yang solid, terutama mengingat permintaan tembaga yang terus meningkat di sektor energi dan teknologi. 

Dengan latar belakang ini, BUMA Internasional berharap bahwa investasi ini akan memperkuat daya saing mereka di pasar internasional dan membawa manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Ke depannya, langkah ini juga diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi BUMA Internasional untuk memperluas jaringan bisnis dan investasi mereka, serta memperkokoh posisinya sebagai salah satu perusahaan terkemuka di sektor pertambangan global. 

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, investasi ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi perusahaan untuk menjadi pemain utama dalam industri energi dan tambang global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index