JAKARTA - Intensitas hujan yang tinggi di Jakarta menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang, memengaruhi layanan TransJakarta.
Penyesuaian rute dilakukan untuk memastikan keselamatan pelanggan dan kelancaran operasional. Pengalihan dan penghentian sementara diberlakukan pada beberapa koridor sejak pagi hari.
Dampak Banjir pada Koridor Utama
Koridor 3 (Kalideres - Monas via Golkar) mengalami kendala signifikan akibat banjir setinggi 150 cm di kawasan Rawa Buaya dan genangan di Daan Mogot KM 13. Sementara itu, bus dari arah Kalideres dialihkan melalui jalur tol atau hanya beroperasi hingga Halte Pesakih. Halte Rawa Buaya, Jembatan Baru, dan Dispenda untuk sementara tidak melayani pelanggan.
Koridor 8 (Lebak Bulus - Pasar Baru) juga terdampak banjir di Jalan Panjang dan Kedoya. Bus diarahkan melalui jalur alternatif untuk menghindari genangan di kawasan Green Garden. Layanan dari Lebak Bulus menuju Pasar Baru mengalami perlambatan akibat kepadatan di jalur pengalihan.
Meskipun menggunakan jalur layang, Koridor 13 (Ciledug - Tendean) tetap mengalami gangguan. Halte di wilayah Petogogan terdampak banjir di Jalan Pulo Raya, sehingga akses melalui tangga atau lift menjadi terbatas. Pelanggan diimbau berhati-hati saat mengakses fasilitas di area terdampak Jakarta Selatan.
Penyesuaian Rute Non-BRT dan Mikrotrans
Beberapa rute pengumpan (feeder) dan Mikrotrans juga berhenti sementara akibat banjir. Rute 10K Terminal Tanjung Priok - Senen melalui Taman BMW terhenti karena genangan di Jakarta Utara. Rute JAK.50 Kalideres - Puri Kembangan juga terdampak banjir di kawasan Rawa Buaya, sehingga layanan sementara dihentikan.
Rute JAK.31 Blok M - Andara mengalami gangguan akibat genangan di Fatmawati. Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan kendaraan kecil tidak terjebak di area terdampak. Seluruh pengalihan rute dan penghentian sementara bertujuan memprioritaskan keselamatan pelanggan.
Petugas TransJakarta dikerahkan di titik-titik rawan untuk memberikan informasi langsung kepada pelanggan. Setiap perubahan rute dipantau secara real-time dari pusat operasional. Langkah ini dilakukan agar pelayanan tetap optimal meskipun kondisi jalan tidak ideal.
Upaya Keselamatan dan Informasi Pelanggan
Manajemen TransJakarta menekankan pentingnya keselamatan pelanggan di tengah cuaca ekstrem. Pelanggan diminta memperhatikan kondisi jalan dan fasilitas terminal sebelum memulai perjalanan. Informasi real-time dapat diakses melalui aplikasi TransJakarta atau media sosial resmi untuk perencanaan perjalanan.
Pengaturan arus penumpang di halte dilakukan agar tidak terjadi kepadatan. Petugas memberikan arahan langsung dan memantau kondisi di lokasi. Keamanan pelanggan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
Selain itu, manajemen terus memantau perkembangan cuaca dan genangan. Setiap titik rawan diawasi untuk mengantisipasi risiko yang muncul secara mendadak. Pelanggan diimbau menyesuaikan jadwal perjalanan sesuai kondisi terbaru.
Koordinasi Operasional dan Dukungan Petugas
Kelancaran layanan selama banjir didukung koordinasi intensif antar petugas lapangan. Koordinasi ini melibatkan berbagai unit operasional untuk memastikan informasi tersampaikan tepat waktu. Dukungan petugas di lapangan membantu pelanggan tetap aman dan perjalanan tetap teratur.
Fasilitas halte dan jalur pengalihan disiapkan untuk mempermudah pergerakan. Setiap rute yang terdampak dianalisis untuk menentukan jalur alternatif terbaik. Langkah-langkah ini mengurangi risiko gangguan operasional yang lebih besar.
Petugas di setiap titik layanan memantau antrean dan mengarahkan pelanggan. Kehadiran petugas siaga membantu meminimalkan risiko kecelakaan atau kepanikan. Sistem koordinasi ini menjadi kunci agar layanan tetap optimal meskipun cuaca ekstrem.
Pemantauan dan Rencana Lanjutan
TransJakarta terus memantau kondisi jalan dan fasilitas publik selama hujan deras berlangsung. Setiap perubahan rute diinformasikan kepada pelanggan agar perjalanan lebih aman. Perencanaan perjalanan yang adaptif menjadi kunci menjaga mobilitas masyarakat tetap terjamin.
Langkah-langkah evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan menghadapi periode cuaca ekstrem berikutnya. Data dan pengalaman selama banjir menjadi bahan perbaikan operasional. Dengan pemantauan yang cermat, layanan TransJakarta dapat menjaga standar kualitas dan keselamatan tinggi.
Pelanggan disarankan selalu memperhatikan update terbaru sebelum memulai perjalanan. Dengan koordinasi yang baik, penyesuaian rute dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kebingungan. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi fokus utama seluruh operasional TransJakarta.