Harga BBM Eropa Cetak Rekor, Uni Eropa Bahas Pajak Keuntungan Tak Terduga

Jumat, 18 September 2026 | 22:05:00 WIB

BERITAKINI.CO.ID — Sejumlah pemerintah Eropa mendesak Komisi Uni Eropa menyusun mekanisme pajak keuntungan tak terduga bagi perusahaan minyak, menyusul harga bahan bakar dan gas yang mendekati rekor tertinggi di seluruh benua. Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menuding perusahaan minyak "memanfaatkan situasi" konflik Timur Tengah untuk meraup laba berlebih. Tekanan ini muncul saat delapan negara UE, termasuk Prancis, Italia, Spanyol, dan Polandia, bersiap menggelar pemilu tahun depan.

Permintaan itu disampaikan Klingbeil dalam pertemuan menteri keuangan UE di Dublin. Ia meminta Komisi Eropa mengajukan opsi konkret untuk memajaki laba berlebih perusahaan minyak, dengan tenggat proposal bulan depan.

"Beberapa negara anggota sudah lama menyerukan model seperti ini," kata Klingbeil. "Masyarakat bisa melihat bagaimana perusahaan minyak memanfaatkan situasi, menetapkan harga berlebihan, dan menaikkan laba mereka secara signifikan."

Harga BBM di Jerman dan Belanda Tembus Rekor Baru

Asosiasi otomotif terbesar Eropa, ADAC, mencatat harga diesel di Jerman mencapai rata-rata 2,45 euro per liter pada Rabu, sementara bensin menyentuh 2,31 euro per liter. Keduanya merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan negara itu.

Belanda mencatat angka lebih tinggi lagi. Harga bensin di sana menembus rekor pekan sebelumnya menjadi 2,73 euro per liter, sedangkan diesel rata-rata 2,78 euro per liter. Denmark dan Finlandia mencatat lonjakan serupa untuk bensin dan diesel.

Secara agregat, harga bensin di seluruh UE kini 24 persen lebih mahal dibanding tahun lalu. Diesel naik 38 persen, sementara avtur melonjak lebih dari 100 persen. Harga gas acuan diperdagangkan pada 81 euro per megawatt jam, naik 150 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Pemicu: Konflik Timur Tengah dan Ancaman Jalur Pasokan

Harga minyak berjangka kembali menembus 100 dolar AS per barel, sekitar 50 persen lebih tinggi dibanding sebelum perang Iran. Serangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah dikhawatirkan mengancam sejumlah jalur pasokan minyak.

Pasar derivatif menunjukkan pelaku perdagangan tidak memperkirakan penurunan harga dalam waktu dekat. Analis memperingatkan Eropa tengah menghadapi salah satu guncangan energi terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

Komisi Eropa Belum Sepakat, Negara Anggota Diminta Bertindak Sendiri

Komisioner Ekonomi UE Valdis Dombrovskis menyatakan komisi belum memiliki rencana mekanisme pajak berskala blok "pada tahap ini". Meski demikian, ia menegaskan lembaganya siap berdiskusi dan negara anggota bebas menerapkan pajak masing-masing.

Perbedaan posisi ini memperlihatkan keretakan di dalam UE soal seberapa jauh Brussels boleh campur tangan dalam kebijakan fiskal energi. Negara-negara dengan beban subsidi besar cenderung mendorong langkah kolektif, sementara yang fiskalnya lebih longgar memilih bertindak sendiri.

Prancis dan Italia Berlomba Redam Amarah Pemilih

Harga bahan bakar telah menjadi isu politik domestik utama di Prancis dan Italia, dua negara yang tahun depan menghadapi pemilu krusial dengan agenda utama biaya hidup. Pemerintah koalisi kanan Giorgia Meloni mengumumkan penghapusan pajak jalan untuk 14,5 juta mobil dan sepeda motor mulai tahun depan, dengan biaya lebih dari 2 miliar euro.

Langkah itu menambah pemotongan bea diesel yang sudah menelan 2,8 miliar euro. "Kami memilih mengalihkan sebagian sumber daya untuk mengatasi kenaikan harga bahan bakar menjadi kebijakan struktural sederhana, khususnya bagi mereka yang setiap hari menggunakan mobil dan sepeda motor untuk bekerja, mengantar anak, atau bepergian," kata Meloni.

Di Prancis, Presiden Emmanuel Macron memerintahkan mobilisasi penuh pemerintah untuk mengamankan pasokan dan menekan harga, termasuk upaya diplomatik mendorong "pembukaan kembali secara damai" Selat Hormuz.

Nelayan Prancis memblokir akses ke dua pelabuhan dan satu depo bahan bakar di selatan negara itu pada Kamis, memprotes harga diesel yang menyentuh 2,37 euro per liter, mendekati rekor 2,38 euro. Menteri Perikanan Catherine Chabaud menyebut para nelayan sepakat mencabut blokade setelah enam jam perundingan, dengan imbalan pinjaman tanpa bunga dan dukungan yang dikaitkan pada pergerakan harga bahan bakar.

Perdana Menteri Sébastien Lecornu memperpanjang subsidi darurat bahan bakar hingga akhir tahun untuk sektor pertanian, perikanan, dan konstruksi. Namun pemerintah menolak memangkas harga untuk semua konsumen.

"Langkah menyeluruh yang berdampak pada semua orang, termasuk yang tidak membutuhkannya, adalah penghematan palsu," kata Menteri Keuangan Roland Lescure. "Karena pada akhirnya, kita juga yang harus membiayainya."

Bayang-bayang Partai Kanan Jauh dan Gas Murah Rusia

Spanyol menggandakan diskon pajak diesel menjadi 0,20 euro per liter mulai 1 September, setelah harga diesel melonjak 15,7 persen pada Juli. Di Jerman, Kanselir Friedrich Merz berjanji bertindak "segera" meredam dampak harga bahan bakar yang memecahkan rekor.

Berlin sempat memotong pajak bahan bakar selama dua bulan pada Mei, tetapi kebijakan itu berakhir tepat saat bentrokan baru di Timur Tengah kembali mendorong harga minyak. Partai CDU pimpinan Merz bulan ini kalah telak dari partai kanan jauh AfD dalam pemilu negara bagian Saxony-Anhalt.

Dua pemilu negara bagian lagi digelar akhir pekan ini dan diperkirakan kembali menguntungkan AfD, partai yang mengampanyekan kembalinya impor gas murah Rusia yang sebagian besar ditinggalkan Eropa setelah invasi Ukraina pada 2022.

Terkini