TNI AL Bangun Pangkalan Kapal Induk di Teluk Ratai, Kedalaman 8 Meter Jadi Kunci

Jumat, 18 September 2026 | 15:32:00 WIB

BERITAKINI.CO.ID — TNI AL memutuskan membangun pangkalan kapal induk di Teluk Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Kedalaman perairan di dermaga mencapai 8 meter dan dinilai cukup menampung kapal induk. Lokasi itu juga dianggap strategis karena akses navigasinya bagus dan relatif terlindung.

Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan pemilihan Teluk Ratai didasarkan pada kondisi geografis yang memungkinkan. Kedalaman laut di titik dermaga menjadi pertimbangan utama.

"Lampung ini kenapa kita pilih karena dia situasi geografisnya sangat memungkinkan, kedalamannya juga cukup. Draf-nya ini sekitar 8 meter, jadi di sana cukup," kata Ali saat jumpa pers usai meninjau kapal induk Giuseppe Garibaldi di dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Kedalaman 8 Meter dan Akses Navigasi Jadi Pertimbangan

Draf sekitar 8 meter membuat Teluk Ratai dinilai layak menampung kapal induk yang berbobot besar. Faktor lain yang dihitung adalah kemudahan kapal bergerak ke berbagai wilayah operasi.

"Akses navigasinya juga bagus, agak terlindung juga. Mungkin itu yang jadi pilihan," ungkap Ali.

Posisi perairan yang relatif terlindung memberi keuntungan dari sisi keselamatan pelayaran. Kapal induk berukuran besar butuh ruang manuver yang tidak terganggu gelombang tinggi.

Lampung Bukan Satu-satunya Lokasi

Ali memastikan Teluk Ratai tidak akan menjadi satu-satunya tempat kapal induk bersandar. TNI AL telah menyiapkan sejumlah pangkalan lain di lokasi berbeda.

Pernyataan itu menandakan rencana penempatan kapal induk tidak terpusat di satu titik. Sebaran pangkalan diperlukan agar operasional kapal tetap fleksibel.

Giuseppe Garibaldi dan Kesiapan Armada

Peninjauan kapal induk Giuseppe Garibaldi menjadi bagian dari persiapan TNI AL. Kapal itu memiliki kesamaan dengan dua KRI baru, yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321.

Ketiga kapal sama-sama dibuat perusahaan asal Italia, Fincantieri. Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter.

Kapal pengangkut pesawat tempur itu dilengkapi mesin penggerak super yang dapat melaju hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam. Perlengkapan tempurnya mencakup beberapa radar jamming.

Dari sisi persenjataan, kapal ini membawa peluncur Oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat sea sparrow/selenia aspide. Ada pula Oto Melara Kembar 40L70 DARDO, tabung torpedo rangkap tiga 324 milimeter, dan Otomat Mk 2 SSM.

Jadwal dan Rencana Lanjutan

Pembangunan pangkalan di Teluk Ratai akan menyesuaikan kebutuhan operasional kapal induk. TNI AL belum merinci tenggat penyelesaian maupun anggaran yang disiapkan.

Yang jelas, pemilihan lokasi sudah final pada tahap ini. Teluk Ratai masuk daftar pangkalan yang akan menopang kehadiran kapal induk di armada TNI AL.

Terkini