Pramono Tanggapi Usulan DPRD DKI Soal Pengolahan Air Laut Jakarta

Jumat, 18 September 2026 | 15:11:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(Sumber:NET)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi saran dari DPRD DKI Jakarta terkait pengolahan air laut menjadi air bersih atau desalinasi guna menanggulangi kekeringan di wilayah ibu kota yang dipicu musim kemarau.

Pramono mengungkapkan hal tersebut bisa diwujudkan salah satunya lewat proyek pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa untuk merealisasikan gagasan dari pihak legislatif itu.

“Untuk merubah air laut menjadi air tawar dan bisa digunakan, maka salah satu hal adalah Giant Sea Wall-nya segera dimulai,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2026.

Menurut penjelasannya, kehadiran Giant Sea Wall di masa mendatang akan memperlancar penyediaan pasokan air payau yang siap diproses lebih lanjut.

Pramono juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI bersama PAM Jaya menyatakan kesiapannya untuk mengolah pasokan air laut dan air payau tersebut agar dapat difungsikan secara mudah oleh warga luas demi memenuhi kebutuhan harian jika langkah itu berhasil dilaksanakan.

“Dan untuk di Jakarta itu memang kalau itu bisa dilakukan, maka suplai untuk air payau atau air tawar untuk kebutuhan diolah menjadi air yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dengan gampang Pemerintah DKI Jakarta melalui PAM Jaya, kami siap untuk melakukan itu,” kata Pramono.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar mengambil tindakan pencegahan secara sungguh-sungguh untuk mengantisipasi ancaman kemarau panjang serta potensi kelangkaan air bersih di area ibu kota.

Salah satunya, Suhud menyarankan agar pemanfaatan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih atau desalinasi dapat diperluas jangkauannya. Ia menyebutkan praktik sejenis sebenarnya telah diterapkan terlebih dahulu di kawasan Kepulauan Seribu.

“Mungkin juga langkah yang harus dilakukan adalah melakukan, di Kepulauan Seribu tuh sudah ada tuh desalinasi ya, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar,” ujar Suhud saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan pada Rabu, 16 September 2026.

Suhud menganggap skema tersebut terbukti efektif memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga setempat.

“Saya kira itu juga harus sudah mulai dicoba dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan Jakarta ini kekurangan air bersih,” ujar Suhud.

Terkini