KLUNGKUNG - Pembangunan Pasar Mentigi di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, resmi dimulai. Proyek pasar yang dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi sekaligus penunjang pariwisata Nusa Penida ini menyedot anggaran sekitar Rp99 miliar pada tahap pertama pembangunannya.
Pelaksanaan proyek Pasar Mentigi diawali secara resmi melalui prosesi peletakan batu pertama yang dipimpin oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra pada Sabtu (12/9/2026).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Klungkung, I Komang Dharma Suyasa, menyampaikan bahwa pengerjaan tahap pertama dipatok rampung pada 26 Desember 2026. Setelah itu, pengerjaan akan berlanjut ke tahap kedua pada 2027.
"Tahap pertama ditargetkan rampung pada 26 Desember 2026. Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap kedua pada 2027," ujar Komang Dharma Suyasa, Minggu (13/9).
Berbeda dari fasilitas perdagangan warga pada umumnya, Pasar Mentigi mengusung perpaduan konsep antara pasar rakyat dan pasar seni. Skema ini disiapkan agar tidak sekadar menjadi wadah pemenuhan kebutuhan harian warga, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi yang terhubung dengan geliat pariwisata di Nusa Penida.
Daya tarik lainnya berada pada tata letak bangunan pasar yang dirancang menghadap ke arah utara. Lewat posisi penataan tersebut, area pasar bakal menyuguhkan pemandangan laut lepas berlatar Gunung Agung.
Bupati Klungkung I Made Satria menginstruksikan agar pengerjaan Pasar Mentigi tidak sebatas berfokus pada perampungan fisik. Mutu konstruksi bangunan serta ketepatan waktu pengerjaan wajib menjadi perhatian utama bagi pemerintah daerah.
"Pembangunan pasar ini dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun. Saya tugaskan dinas terkait untuk benar-benar mengawal proses pembangunannya, dan yang terpenting harus dikerjakan secara maksimal oleh rekanan dengan kualitas yang bagus serta selesai tepat waktu," tegasnya.
Sepanjang pengerjaan proyek berjalan, seluruh pedagang Pasar Mentigi dipindahkan sementara ke area Lapangan Umum Desa Sampalan. Satria mengimbau para pedagang untuk bersabar selama masa pembangunan berlangsung hingga bangunan pasar baru siap dipakai kembali.
Bupati Satria menggarisbawahi bahwa pengerjaan Pasar Mentigi wajib menjadi bagian dari langkah menyeluruh dalam memajukan potensi Nusa Penida. Kehadiran pasar diharapkan saling terintegrasi dengan pengembangan sektor pariwisata serta potensi ekonomi pendukung lainnya.
"Demi mewujudkan kemajuan yang merata di berbagai sektor untuk pembangunan Kabupaten Klungkung perlu adanya sinergi yang kuat antar lini baik itu antar OPD maupun dukungan masyarakat," tegasnya.