WASHINGTON DC - Seorang mantan pegawai CIA terjerat kasus pencurian ratusan batangan emas senilai lebih dari 40 juta dolar AS atau sekitar Rp 700 miliar. Emas-emas tersebut ia sembunyikan di ruang bawah tanah.
Mantan petugas CIA yang bernama David Rush tersebut telah mengakui perbuatannya. Pihaknya dan Jaksa departemen kehakiman federal telah mencapai "kesepakatan pengakuan bersalah secara prinsip", kata para pihak dalam pengajuan pengadilan pada hari Jumat.
Para pihak juga meminta hakim untuk memperpanjang batas waktu 17 September selama tiga minggu hingga 8 Oktober untuk memberi waktu bagi pihak-pihak terkait guna "menyelesaikan masalah sebelum dakwaan".
"Para pihak membutuhkan waktu tambahan untuk mempersiapkan dokumen, termasuk pernyataan fakta yang disepakati," tulis asisten jaksa AS Raizza Ty dan pengacara Rush, Jessica Carmichael, dalam pengajuan bersama.
Tidak ada detail lebih lanjut dalam pengajuan pengadilan tentang kesepakatan pengakuan bersalah yang sedang dikerjakan.
Berdasarkan keterangan pihak berwenang, Rush, yang merupakan mantan pegawai tingkat eksekutif di CIA, dipecat setelah diduga mengambil 303 batangan emas, masing-masing seberat 2,2 pon atau 1 kg, serta uang mata uang asing senilai lebih dari 2 juta dolar AS dari kantor pemerintahannya. Penggeledahan di rumahnya di Virginia juga menemukan 35 jam tangan mewah yang banyak di antaranya bermerek Rolex.
Ia ditangkap pada 19 Mei dan didakwa dengan satu tuduhan pencurian uang publik setelah diduga memalsukan kualifikasi pendidikan dan dinas militernya untuk mengamankan pekerjaannya di CIA. Ia juga diduga menyerahkan kartu absensi palsu untuk mengklaim sekitar 77.000 dolar AS sebagai kompensasi cuti militer yang tidak berhak ia terima.
Setelah penangkapannya, para penyelidik menemukan detail lengkap program rahasia palsu yang telah dibuat Rush dan melalui program tersebut ia meminta batangan emas dan uang asing sebagai "pengeluaran terkait pekerjaan".
Ia juga diduga berbohong tentang kualifikasi akademis dan latar belakang militernya di beberapa lamaran pekerjaan, termasuk secara palsu mengaku sebagai pilot angkatan laut.
Rush telah ditahan sejak penangkapannya setelah dianggap berisiko melarikan diri. Ia telah menjadi agen CIA selama 17 tahun dan bertugas di divisi sains dan teknologi badan tersebut.