Menteri PU Minta Infrastruktur Dasar SRT 2 Pontianak Berfungsi Optimal

Minggu, 13 September 2026 | 13:45:31 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi.(Sumber:NET)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menaruh perhatian pada kesiapan saluran air dan ketersediaan air bersih di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pontianak. Infrastruktur dasar tersebut dinilai perlu berfungsi secara maksimal sebelum sarana pendidikan ini dipergunakan sepenuhnya.

Di samping itu, penataan drainase wajib mengalirkan air dengan lancar agar tidak memicu genangan di lingkungan sekitar. Aliran saluran air SRT 2 Pontianak perlu diarahkan menuju drainase lingkungan yang terhubung langsung ke sungai terdekat.

“Yang perlu hati-hati ini masalah drainase, jangan sampai buntu. Ini harus kita koreksi, termasuk hal-hal minor lainnya, dan nanti sambil berjalan kami sempurnakan,” kata Dody.

Saat melakukan inspeksi, peninjauan mencakup berbagai ruangan mulai dari kelas, asrama murid, area dapur, ruang makan, hingga kamar mandi. Pembangunan fisik diharapkan beriringan dengan pemanfaatan fasilitas secara nyata guna menunjang kegiatan pembelajaran harian para siswa.

Masalah ketersediaan serta mutu air untuk memenuhi kebutuhan harian sekolah turut menjadi poin evaluasi utama. Saat ini debit pasokan air ke lokasi sekolah tercatat berada di kisaran 2,3 liter per detik.

Jumlah pasokan air tersebut bakal ditingkatkan sesuai keperluan dengan memperhitungkan kondisi spesifik air di kawasan Pontianak.

“Ini satu hal yang harus kami pikirkan sama-sama. Jadi bagaimana agar air yang masuk ke sini tidak payau,” ucapnya.

Kehadiran Sekolah Rakyat ini membuka sarana serta peluang pendidikan bagi kalangan keluarga kurang mampu hingga kategori miskin ekstrem. Kesiapan sarana penunjang yang memadai perlu diimbangi dengan semangat para murid dalam menimba ilmu.

“Melalui pendidikan, anak-anak dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah memiliki kesempatan memperbaiki kehidupan ekonominya. Fasilitasnya sudah disiapkan, sehingga mereka tinggal belajar dengan tekun dan rajin untuk mencapai cita-citanya,” ujarnya.

SRT 2 Kota Pontianak berdiri di atas lahan seluas 5,1 hektare dan dilengkapi dengan 36 unit ruang kelas. Rincian fasilitas kelas tersebut mencakup 18 ruang kelas SD,9 ruang kelas SMP,9 ruang kelas SMA.

Sekolah ini mampu menampung daya tamping hingga 1.080 murid. Sebanyak 240 murid telah mulai menempati area sekolah dan menjalani proses belajar bersama 14 tenaga pengajar sejak 30 Juli 2026.

Per tanggal 9 September 2026, tingkat penyelesaian fisik SRT 2 Kota Pontianak sudah menyentuh 99,35 persen. Sisa pengerjaan saat ini hanya mencakup perbaikan minor serta penataan kawasan yang diproyeksikan rampung pada 30 September 2026.

Terkini