SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bertakziah ke rumah almarhumah Mozza Axillia Gunarsa (18), seorang korban tindak pidana pembunuhan yang sebelumnya sempat dikabarkan lenyap sejak kurang lebih satu tahun silam, di kawasan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Minggu.
"Saya menyampaikan belasungkawa. Semoga bapak, ibu, dan adik dikuatkan dan diberikan ketabahan," kata gubernur kepada orang tua Mozza, Singgih Datya Gunarsa dan Defita Riana.
Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kehadirannya tersebut bertujuan untuk menguatkan serta memberikan sokongan dukungan moral kepada kedua orang tua beserta segenap sanak keluarga yang ditinggalkan.
Ia menyebutkan bahwasanya peristiwa tragis yang menimpa Mozza patut menjadi ikhtiar pembelajaran bersama, baik bagi para orang tua, anak-anak, maupun para aparat penegak hukum.
Pihaknya juga bakal menjalin koordinasi secara langsung dengan jajaran kepolisian guna memastikan penanganan proses hukum dapat bergulir cepat serta tuntas.
"Kami akan membantu mengawal penanganan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar prosesnya segera ditangani secara tuntas," katanya.
Di sisi lain, Singgih Datya Gunarsa menaruh harapan besar kepada Gubernur Ahmad Luthfi supaya dapat memberikan bantuan dalam berkoordinasi bersama aparat kepolisian dan pihak kejaksaan.
"Saya harap keadilan yang sebenar-benarnya untuk putri kami, saya harap tidak ada keringanan bagi tersangka," katanya.
Sosok Mozza Axillia Gunarsa diketahui sebelumnya resmi dilaporkan hilang dari kediamannya sejak bulan Juni 2025.
Berdasarkan hasil pengusutan perkara, jajaran Polrestabes Semarang berhasil membongkar dugaan aksi pembunuhan yang diperbuat oleh pria berinisial MDVS (22), seorang warga Kabupaten Blora yang terhitung sebagai teman dekat korban.
Penangkapan terhadap pelaku tersebut sekaligus membuka tabir keberadaan lokasi tempat jasad Mozza dibuang, yakni di sekitar area jalan tol di Semarang sejak satu tahun yang lalu.