Bupati Asahan Tinjau 3 Proyek demi Tingkatkan Perekonomian Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:12:51 WIB
Tinjau Tiga Lokasi Pembangunan, Bupati Asahan Pastikan Infrastruktur Dukung Ekonomi Warga.(Sumber:NET)

ASAHAN - Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin meninjau tiga titik pembangunan strategis di Kabupaten Asahan. Langkah peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan bahwa infrastruktur yang tengah dibangun mampu memberikan dukungan optimal terhadap kegiatan ekonomi warga setempat.

Tiga tempat yang menjadi sasaran peninjauan meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Sei Kamah Baru Kecamatan Sei Dadap, Jembatan Perintis Garuda yang menyambungkan Desa Sei Kamah Baru dengan Kelurahan Siumbut-Umbut, serta Daerah Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali di Desa Silau Maraja Kecamatan Setia Janji. Peninjauan ini didampingi jajaran pejabat daerah dan unsur terkait.

Pada titik pertama, peninjauan dilakukan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Desa Sei Kamah Baru. "Menjelaskan bahwa total terdapat 114 unit KDMP yang sedang dibangun di Kabupaten Asahan, dan salah satunya berada di desa ini," ujar Taufik.

Fasilitas koperasi di desa tersebut dipastikan sudah memiliki susunan kepengurusan. "KDMP ini hadir untuk menyediakan apa yang menjadi kebutuhan warga, dan dengan adanya fasilitas ini, perekonomian masyarakat dapat meningkat," katanya.

Pihaknya berharap sarana ekonomi ini dapat segera aktif beroperasi. "berharap KDMP ini dapat segera dioperasikan agar roda perekonomian masyarakat dapat terus berjalan," ujarnya.

Rombongan selanjutnya menuju lokasi Jembatan Perintis Garuda yang memiliki panjang 87 meter. Jembatan yang dibiayai program Pemerintah Pusat tersebut menghubungkan wilayah Desa Sei Kamah Baru di Kecamatan Sei Dadap dengan Kelurahan Siumbut-Umbut di Kecamatan Kota Kisaran Timur.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI yang telah membangun Jembatan Perintis Garuda sepanjang 87 meter ini," kata Taufik.

Keberadaan sarana penyeberangan ini dinilai memberikan kemudahan besar bagi aktivitas harian warga. "Dengan adanya jembatan ini, masyarakat sangat terbantu dalam akses ke pusat kota, baik untuk kebutuhan belanja, pelayanan kesehatan, maupun pendidikan," ujarnya.

Fungsi lain dari jembatan tersebut adalah sebagai rute pengurai kepadatan lalu lintas. "Selain memperpendek jarak tempuh, jembatan ini juga menjadi alternatif rute yang dapat menghindarkan warga dari kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas," jelasnya.

Warga diimbau untuk turut memelihara fasilitas umum tersebut secara bersama-sama. "Mari kami jaga jembatan ini bersama-sama, jangan sampai rusak, apalagi rusak akibat kelalaian kami sendiri," pesannya.

Pihak aparat militer setempat menyampaikan bahwa sarana ini merupakan bagian dari 7 titik jembatan serupa di Asahan. "Jembatan ini merupakan wujud kepedulian Presiden RI untuk memperlancar transportasi masyarakat. Terdapat 7 titik jembatan yang dibangun, dan ke depannya akan ditambah lagi," ujarnya.

Pemanfaatan sarana penyeberangan tersebut diperkirakan siap sepenuhnya dalam waktu dekat. "Untuk pemanfaatan Jembatan Perintis Garuda ini, Insyaallah dalam waktu satu minggu lagi pembangunan akan sepenuhnya selesai dan dapat digunakan sepenuhnya," katanya.

Peninjauan diakhiri di Daerah Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali yang berada di Desa Silau Maraja. Kawasan irigasi ini memiliki cakupan pengairan untuk lahan pertanian seluas 430 hektare.

"Pemerintah Kabupaten Asahan akan mengalokasikan dana sebesar Rp 1 Miliar untuk rehabilitasi saluran primer dan sekunder di Daerah Irigasi Silau Maraja ini," kata Bupati.

Perbaikan saluran pengairan diharapkan membawa dampak positif bagi produktivitas pertanian. "Dengan perbaikan saluran irigasi yang baik, diharapkan hasil panen sawah masyarakat dapat meningkat secara signifikan," pungkasnya.

Terkini