Begal Bersenjata Rampas Motor Pekerja Bandara di Sukarami Palembang

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:16:45 WIB
Tangkapan layar pelaku begal memepet korbannya di Jalan Karantina, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami Palembang.(Sumber:NET)

PALEMBANG - Aksi pembegalan kembali marak terjadi di Kota Palembang. Kali ini, seorang perempuan menjadi korban perampasan sepeda motor saat sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja pada dini hari.

Peristiwa kejahatan tersebut berlangsung di Jalan Karantina, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Rabu 19 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Korban diketahui bernama Yulia (22), warga Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Sepeda motor Yamaha NMax BG 5348 JBT milik korban dirampas oleh dua orang pelaku yang membawa senjata tajam.

Yulia menjelaskan, saat kejadian ia sedang mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Ketika melintas di Jalan Karantina, secara tiba-tiba dua orang mendekati dan memepetnya dari arah belakang.

"Saya mau pergi kerja di Bandara dengan mengendarai motor. Tiba di Jalan Karantina, dua orang tiba-tiba memepet dari belakang. Saya kira cuma orang lewat biasa," ujar Yulia, Sabtu 22 Agustus 2026.

Aksi perampasan sepeda motor tersebut sempat terekam kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi. Dalam rekaman video yang beredar, terdengar salah satu pelaku melontarkan ancaman akan menembak korban.

Namun, Yulia mengaku tidak melihat keberadaan senjata api karena kondisi lokasi yang terbilang gelap. Ia hanya sempat melihat pelaku yang dibonceng mengeluarkan sebilah pisau berukuran besar.

"Ya memang pelaku teriak mau menembak, tapi tidak kelihatan saya karena gelap. Tapi pelaku yang dibonceng mengeluarkan pisau," katanya.

Karena melihat pelaku membawa senjata tajam, Yulia memilih untuk tidak melakukan perlawanan. Ia terpaksa merelakan sepeda motor miliknya dibawa kabur setelah diancam menggunakan senjata tersebut.

"Saya berteriak minta tolong, tapi kondisi saat itu sepi sehingga tidak ada orang yang menolong. Beruntung, tidak lama kemudian teman kerja melintas, jadi saya minta tolong dia," ujarnya.

Yulia mengaku tidak begitu mengenali jenis kendaraan yang dikendarai oleh kedua pelaku karena peristiwa tersebut terjadi sangat cepat dan kondisi lingkungan sekitar masih gelap.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan telah menerima laporan resmi terkait aksi pembegalan tersebut.

"Betul laporannya ada di kami. Anggota Reskrim sedang menyelidiki," kata Alex.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan proses penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi sekaligus memburu keberadaan kedua pelaku.

Terkini