Pembangunan Jembatan dan Air Bersih Disambut Wabup Aceh Besar

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:48:02 WIB
Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A Jalil.(Sumber:NET)

KOTA JANTHO - Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A Jalil, memberikan apresiasi positif terhadap rencana pembangunan 2.500 Jembatan Garuda serta 3.000 lokasi air bersih sebagai langkah mempercepat pemerataan pembangunan dan mendongkrak kualitas pelayanan dasar warga.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Aceh Besar setelah menghadiri acara Vicon Peluncuran 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Gampong Atong, Kecamatan Montasik, pada Kamis (13/8/2026).

Syukri A Jalil menuturkan bahwa hadirnya pembangunan infrastruktur ini mempunyai makna strategis bagi masyarakat, khususnya dalam membuka konektivitas antarwilayah, mempermudah pergerakan warga, sekaligus mendorong kegiatan perekonomian di pelbagai daerah.

“Kami menyambut baik rencana pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih ini. Pembangunan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menyentuh langsung kebutuhan dasar dan aksesibilitas warga,” kata Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A Jalil.

Ia menambahkan bahwa keberadaan jembatan tak cuma berperan sebagai sarana penghubung antarwilayah, melainkan juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi warga.

Konektivitas yang kian lancar bakal mempermudah proses pengiriman hasil tani, perkebunan, hingga pelbagai produk masyarakat menuju pusat-pusat perdagangan.

“Dengan adanya akses jembatan yang baik, mobilitas masyarakat akan semakin lancar. Ini tentu akan berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan dan berbagai kegiatan sosial masyarakat,” ujarnya.

Di samping proyek jembatan, Syukri pun menganggap penyediaan 3.000 titik air bersih sebagai program yang amat vital.

Menurut pandangannya, pemenuhan kebutuhan air bersih adalah hal pokok yang berhubungan erat dengan tingkat kesehatan dan taraf hidup masyarakat.

Ia berharapan agar pengerjaan sarana air bersih ini kelak diprioritaskan di lokasi-lokasi yang masih sulit mengakses sumber air bersih, sehingga dampak positifnya betul-betul bisa dirasakan langsung oleh warga yang memerlukan.

“Kami berharap pembangunan sarana air bersih ini dapat menjangkau masyarakat yang selama ini masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Syukri.

Wakil Bupati menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen untuk mendukung serta mempererat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan demi memastikan pembangunan berlangsung efektif, tepat sasaran, serta berdaya guna jangka panjang.

“Kami ingin setiap pembangunan yang hadir di Aceh Besar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, koordinasi, pengawasan dan pemeliharaan setelah pembangunan juga menjadi hal yang penting,” pungkasnya.

Terkini