CIPUTAT - Jika tidak secepatnya diatasi, masalah radiator pada mobil bekas kesayangan yang mendadak panas dapat berkembang menjadi persoalan fatal.
Pemicu temperatur radiator yang lekas membumbung ini kerap kali bersumber dari detail-detail kecil yang kerap disepelekan oleh pemilik kendaraan.
Salah satu pemicu yang paling kerap dijumpai yakni munculnya kebocoran di area selang maupun pada komponen radiator itu sendiri.
"Biasanya ada bocor di selang radiator-nya, jadi air radiator nggak efektif ngalirnya atau air radiator yang habis," ujar Opik mekanik di Bengkel Mobil 77 yang ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Indikasi kebocoran ini umumnya dapat terdeteksi melalui munculnya tetesan cairan di bagian kolong kendaraan, persisnya pada area depan atau kolong bumper.
Di samping kebocoran, kondisi kipas pendingin radiator yang padam turut menjadi pemicu radiator lekas membumbung suhunya.
"Kipas radiator yang mati juga bikin cepat panas, overheat. Biasanya kipas mati karena ada bagian yang udah rusak," lanjut Opik.
Saat kipas tidak beroperasi, sirkulasi udara yang bertugas mendinginkan cairan radiator pun bakal terhambat.Pemicu lainnya yang kerap berulang adalah kebiasaan mengisi cairan radiator secara asal-asalan.
"Air radiator pakai kran atau sembarangan juga. Kan nggak boleh sembarangan air radiator, itu biasanya orang masih keliru," jelasnya.
Kebiasaan memanfaatkan air mineral maupun air keran berpotensi memicu timbunan kotoran hingga karat pada rongga dalam radiator.