Cara Ampuh Mencegah Rem Blong Motor Matik di Jalan Menurun

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38:03 WIB
Ilustrasi berkendara di jalan menurun.(Sumber:NET)

SOLO - Masalah rem blong pada sepeda motor matik masih menjadi pemicu kecelakaan yang sering dijumpai, khususnya ketika melewati lintasan menurun.

Oleh sebab itu, para pengendara wajib mengerti teknik pengereman yang tepat dan merawat kondisi sistem rem supaya tetap bekerja secara maksimal demi menjamin keselamatan di jalan.

Ketua Bidang Road Safety and Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Victor Assani, menyampaikan bahwa para pengguna motor matik sebaiknya tidak bertumpu pada satu jenis rem saja sewaktu berkendara, lebih-lebih di jalanan melandai ke bawah.

“Sedangkan Teknik yang lain berkaitan dengan pengoperasian sepeda motor khususnya rem adalah jangan sekali-kali hanya menggunakan salah satu rem saja,” ucap Victor.

Victor memaparkan, gaya menekan rem yang terlalu kuat dan diterapkan terus-menerus saat menuruni lintasan patut dihindari lantaran sanggup memicu panas berlebih pada perangkat rem.

Di samping itu, penunggang motor turut dianjurkan menjaga perputaran mesin supaya tak melorot terlalu rendah sewaktu melintasi turunan yang panjang.

“Tak kalah penting adalah kami harus bisa memahami situasi dan mengendalikan diri, misalnya menepi sebentar jika dirasakan adanya penurunan kemampuan rem,” ucapnya.

Menurut Victor, menyempatkan waktu istirahat di area aman sanggup membantu meredam suhu tinggi komponen pengereman, dengan begitu bahaya rem blong dapat ditekan secara maksimal.

Lelaki tersebut turut menerangkan bahwasanya rem blong pada motor otomatis umumnya dipicu oleh keadaan overheat pada disc brake maupun brake pad sebagai dampak suhu yang terlampau tinggi akibat pengereman terus-terusan.

“Hal ini terjadi karena terjadinya overheat pada disc brake maupun brake pad. Mengapa overheat menjadi penyebab ini semua? Hal ini dikarenakan karena pada saat rem sudah sangat panas, ini akan merembet dan berimbas pada naiknya suhu minyak rem secara ekstrem,” ucap Victor.

Victor menyebutkan, lonjakan suhu minyak rem yang sangat drastis sanggup menimbulkan munculnya gelembung gas di ruang hidrolik rem.

Keadaan demikian mengakibatkan tekanan pengereman tidak terdistribusi secara optimal sehingga kemampuan pengereman merosot.

“Rongga-rongga gas ini akan menjadi potensi bahaya, karena tekanan pada pedal rem tidak dapat diteruskan secara maksimal ke proses control utama. Itu masalahnya, mengapa kadang Sebagian orang menyiramkan air komponen-komponen yang panas. Ini menjadi solusi praktis yang justru tidak solutif,” ucap Victor.

Victor mengemukakan, ancaman rem blong pada motor matik sanggup diantisipasi melalui pemeliharaan berkala serta mengenali karakter lintasan yang akan dituju.

“Ini menjadi penting karena menurut berbagai catatan banyak kejadian yang korbannya adalah orang luar daerah itu,” ucapnya.

Menurut Victor, musibah rem blong bukan semata-mata dipengaruhi nasib atau keberuntungan, melainkan juga ditimbulkan oleh kurangnya pemeliharaan serta minimnya wawasan pengendara terkait mekanisme kerja rem motor matik.

Terkini