6 Cara Mencuci Buah dan Sayur Agar Tetap Bersih Bebas Bakteri

Senin, 20 Juli 2026 | 19:01:38 WIB
Ilustrasi sayuran dan buah.(Sumber:NET)

JAKARTA - Buah dan sayur merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi tubuh.

Namun, sebelum dikonsumsi, keduanya perlu dicuci dengan benar untuk membantu menghilangkan kotoran, residu pestisida, serta bakteri yang menempel selama proses panen, distribusi, hingga penyimpanan.

Melansir Real Simple, Minggu (19/7/2026) para pakar keamanan pangan, cara paling efektif membersihkan buah dan sayur tidak memerlukan sabun, deterjen, atau cairan pembersih khusus.

Cukup gunakan air mengalir dan teknik pencucian yang tepat.

Meski terlihat bersih, buah dan sayur dapat membawa tanah, debu, bakteri, hingga sisa pestisida dari kebun maupun proses distribusi.

Mencuci bahan pangan sebelum dikonsumsi membantu mengurangi risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan sekaligus menjaga kualitas produk segar.

Cara mencuci sayuran dan buah dengan benar

1. Cuci tangan terlebih dahulu

Sebelum memegang buah atau sayur, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik.

Langkah ini mencegah perpindahan bakteri dari tangan ke bahan makanan.

2. Bilas menggunakan air mengalir

Bilas buah dan sayur di bawah air mengalir sambil menggosok permukaannya secara perlahan dengan tangan.

Cara sederhana ini mampu mengurangi sebagian besar bakteri dan kotoran yang menempel di permukaan.

3. Gunakan sikat untuk buah atau sayur berkulit keras

Untuk kentang, wortel, mentimun, apel, melon, atau buah berkulit tebal lainnya, gunakan sikat khusus sayuran agar sisa tanah dan kotoran lebih mudah terangkat.

Bahkan buah yang akan dikupas tetap perlu dicuci terlebih dahulu agar bakteri dari kulit tidak berpindah ke bagian dalam saat dipotong.

4. Hindari sabun dan cairan pembersih

Pakar keamanan pangan tidak menyarankan penggunaan sabun, deterjen, pemutih, maupun cairan pencuci buah komersial.

Produk tersebut tidak terbukti lebih efektif dibanding air mengalir dan justru berpotensi meninggalkan residu pada makanan.

5. Cuci tepat sebelum dikonsumsi

Buah-buahan seperti stroberi, blueberry, atau anggur sebaiknya dicuci sesaat sebelum dimakan.

Mencuci terlalu awal dapat membuat buah lebih cepat lembap, berjamur, dan rusak selama penyimpanan.

6. Jangan mencuci produk yang sudah "Pre-Washed"

Sayuran kemasan dengan label pre-washed, triple washed, atau ready to eat umumnya tidak perlu dicuci kembali.

Mencucinya ulang justru dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang dari wastafel atau peralatan dapur.

Pendapat pakar

Dr. Donald Schaffner, profesor ilmu pangan di Rutgers University, menjelaskan bahwa air keran biasa merupakan pilihan terbaik untuk membersihkan buah dan sayur.

Menurutnya, pembilasan menggunakan air mengalir dapat menghilangkan sekitar 90–99 persen bakteri di permukaan produk segar jika dilakukan dengan benar.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan sabun atau larutan pembersih tidak memberikan manfaat tambahan yang berarti.

Sementara itu, ahli gizi Kristin Kirkpatrick, RD, dari Cleveland Clinic, mengatakan bahwa buah dan sayur memang kaya nutrisi, tetapi dapat membawa tanah, bakteri, dan residu pestisida.

Ia menyarankan masyarakat mencuci buah dan sayur tepat sebelum dikonsumsi menggunakan air mengalir, menghindari perendaman terlalu lama, serta tidak menggunakan sabun karena air sudah cukup efektif membersihkannya.

Terkini