KDMP Jadi Infrastruktur Pemerintah untuk Bansos dan Barang Subsidi

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:24:01 WIB
Menteri Zulkifli Hasan menjelaskan KDMP sebagai infrastruktur pemerintah untuk penyaluran bansos dan barang subsidi. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan Koperasi Desa Merah Putih bukanlah supermarket yang menjual kebutuhan sehari-hari.

“Kopdes itu yang salah paham banyak, dianggap seperti supermarket. Padahal koperasi itu, Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah, dua sebagai off taker (menyerap hasil produksi),” kata Zulhas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Ketua Umum PAN itu menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi jalur penyaluran berbagai bantuan pemerintah, mulai dari bantuan sosial hingga barang bersubsidi. Oleh karena itu, setiap desa akan memiliki satu KDMP. “Infrastruktur pemerintah itu apa? Bantuan-bantuan, bansos, barang-barang subsidi, itu harus melalui Kopdes nanti. Sehingga jelas, karena tiap desa ada,” ungkap Zulhas.

Selain menyalurkan bantuan pemerintah, KDMP juga berfungsi menyerap gabah petani yang tidak memenuhi standar. “Dua, dia sebagai off taker. Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain ya,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas Koperasi Desa Merah Putih. Pertemuan tersebut menghimpun pejabat lintas kementerian dan lembaga terkait urusan desa, perdagangan, sosial, pengawasan keuangan, serta ketahanan pangan.

Pejabat yang hadir antara lain Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Selain itu tampak Kepala BPKP Yusuf Ateh, Direktur Utama Perum Bulog Letjen Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari, Mayjen TNI Trenggono, serta Penasihat Khusus Presiden Hasan Nasbi.

Deretan nama lainnya meliputi Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman. “Agenda rapat hari ini katanya membahas tentang Koperasi Desa Merah Putih. Tapi detailnya saya belum tahu,” kata Hasan Nasbi.

Terkini