India Berniat Bantu Percepat Pemugaran Candi Perwara di Prambanan

Rabu, 08 Juli 2026 | 18:33:01 WIB
Ilustrasi Candi Prambanan (FOTO: NET)

YOGYAKARTA - Pemerintah Indonesia merespons positif keinginan India untuk menyokong proses revitalisasi Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantuan tersebut diproyeksikan dapat mempercepat pemugaran di kawasan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang kini masih menyisakan banyak bagian belum direstorasi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengutarakan bahwa fokus utama revitalisasi diarahkan pada Candi Perwara yang berjumlah total lebih dari 200 bangunan, di mana baru enam yang sukses dipugar.

Di tengah rangkaian kunjungan kenegaraan ke Indonesia, Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan memantau langsung Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026).

"Jadi kami tentu menyambut baik ya keinginan dari pihak India juga untuk mendukung kami merevitalisasi candi-candi Hindu, dalam hal ini khususnya adalah Candi Prambanan," ujar Fadli, Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan penjelasan Fadli, ketertarikan India terhadap Prambanan dipicu oleh predikatnya sebagai salah satu candi Hindu terbesar yang memiliki tiga candi induk serta ratusan Candi Perwara.

"Khusus Prambanan, mereka sangat tertarik karena ini merupakan salah satu candi Hindu terbesar ya yang ada gitu ya dengan tiga candi utama dan dua ratusan Perwara," jelas Fadli.

Fadli menjabarkan, proses pemugaran di area Prambanan memang belum rampung lantaran mayoritas Candi Perwara masih mengantre untuk direstorasi, sedangkan tiga candi utama telah selesai dikerjakan.

Instansi terkait hingga kini masih mengalkulasi kebutuhan anggaran revitalisasi karena wajib mempertimbangkan ketersediaan material batu serta ukiran orisinal yang berumur lebih dari seribu tahun.

"Ya memang cukup besar. Tapi kami belum tahu angka-angkanya, masih terus kami kami apa, kaji terutama ketersediaan nanti batu-batu dan ukiran-ukiran yang ada, karena ini kan sudah lebih dari seribu tahun dari abad ke-9 ya," tuturnya.

Niat India untuk memberikan kontribusi telah diutarakan oleh Perdana Menteri Narendra Modi semenjak satu setengah tahun silam dan saat ini mulai memasuki fase kajian teknis.

Delegasi Indonesia dan India sudah melangsungkan diskusi awal serta dijadwalkan bakal bersua kembali dalam waktu dekat guna mematangkan skema teknis revitalisasi.

Pemerintah juga tengah melangsungkan pembenahan Candi Plaosan, Candi Sewu, dan Candi Mendut sebagai langkah konkret memelihara warisan kebudayaan nasional.

"Saya kira ini akan membantu kami untuk mempercepat proses revitalisasi. Kami sih inginnya harapannya cepat," pungkas Fadli dilansir dari Antara, Selasa.

Terkini