Wharton Lewatkan Pesta Juara Crystal Palace demi Tes Doping

Kamis, 28 Mei 2026 | 13:10:18 WIB
Crystal Palace, Dean Henderson, mengangkat trofi.(Sumber:NET)

LEIPZIG - Gelandang asal Inggris, Adam Wharton tidak dapat mengikuti pesta perayaan Crystal Palace setelah menjuarai Conference League lantaran terpilih untuk melakukan tes doping pascapertandingan rampung.

Crystal Palace memastikan trofi UEFA Conference League setelah menang tipis 1-0 atas Rayo Vallecano dalam laga final yang digelar pada hari Kamis (28/5/2026) dini hari WIB.

Pada laga final yang digelar di Stadion Red Bull Arena, Leipzig tersebut, gol tunggal yang memastikan kemenangan Crystal Palace atas Rayo Vallecano dicetak oleh Jean-Philippe Mateta di menit ke-50.

Keberhasilan Palace ini terbilang sangat spesial, karena menjadi piala ketiga bagi Oliver Glasner bersama tim yang berbasis di Selhurst Park itu, melengkapi kesuksesan meraih Piala FA 2024-2025 dan Community Shield 2025.

Di sisi lain, gelar pemain terbaik pada pertandingan final UEFA Conference League tersebut berhasil didapatkan oleh gelandang Inggris, Adam Wharton.

Adam Wharton Jalani Tes Doping

Wharton pun merasa sangat bahagia atas pencapaian trofi ini, sebab sang pemain sempat absen karena cedera ketika Crystal Palace membawa pulang gelar Piala FA pada musim 2024-2025.

Kendati demikian, perayaan juara Wharton bersama The Eagles terpaksa tertunda lantaran ia harus meninggalkan stadion sejenak untuk menjalani prosedur tes doping.

Pemain yang diperiksa dipilih secara acak untuk mengikuti tes doping tersebut, dan Wharton mengungkapkan bahwa ia diinformasikan mengenai hal itu sesaat setelah laga berakhir.

"I missed the FA Cup celebrations last year so I’ll definitely make up for it this time," ujar Wharton dilansir dari Metro.

"I can’t put it into words but you can see how much it means to the fans. Unbelievable, unimaginable."

"We knew they (Rayo Vallecano) were going to be tough to beat, they are a very well coached team. They work hard and they are very intense, they are one of the most intense teams in La Liga," imbuh Wharton.

Kisah Wharton Soal Final Conference League dan Oliver Glasner

Wharton, yang tidak dipanggil ke dalam skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026, kemudian menceritakan jalannya pertandingan antara Crystal Palace melawan Rayo Vallecano.

"It started a bit cagey, but we grew into it and we found the spaces and exploited them," ujarnya.

"We probably should have scored another and made it a bit easier for ourselves and the fans, but we got the job done, it was a great performance," imbuh Wharton.

Wharton juga tidak lupa melayangkan pujian untuk pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner yang dianggapnya sangat luar biasa.

"The turnaround he’s done is unbelievable. Three trophies, the first three trophies in the club’s history and now the first European trophy," tutur Wharton.

Terkini