DPR Beri Pendampingan Psikis Korban Kekerasan Seksual Ponpes Pati

Senin, 04 Mei 2026 | 16:49:15 WIB
DPR Beri Pendampingan Psikis Korban Kekerasan Seksual Ponpes Pati

JAKARTA – DPR pastikan pendampingan psikis korban kekerasan seksual ponpes Pati berjalan maksimal untuk memulihkan trauma mendalam yang dialami oleh para santriwati.

Anggota Komisi 8 DPR RI, My Esti Wijayati, memberikan perhatian serius terhadap kondisi mental para santriwati di Jawa Tengah.

Esti menekankan perlunya langkah nyata dalam memberikan perlindungan terhadap anak-anak yang menjadi korban di lingkungan pendidikan agama.

"Kami dari Komisi 8 DPR RI memastikan bahwa pendampingan psikis terhadap korban harus dilakukan secara tuntas, baik melalui PPA maupun dinas terkait di daerah," ujar Esti, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Senin (4/5/2026).

Esti berpendapat, bahwa seluruh biaya rehabilitasi dan pendampingan psikologis harus ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah demi meringankan beban keluarga korban.

Langkah ini diambil agar para korban mendapatkan rasa aman setelah mengalami peristiwa kelam tersebut.

Koordinasi dengan pihak kepolisian juga terus dilakukan untuk memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan tanpa hambatan.

Pihak legislatif berkomitmen untuk mengawasi setiap tahapan pemulihan hingga para santriwati mampu beraktivitas kembali secara normal.

Proses pemulihan trauma ini diprediksi memerlukan waktu yang cukup panjang mengingat dampak psikologis yang diterima sangat berat.

Keamanan di lingkungan pondok pesantren kini menjadi sorotan utama guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Tags

Terkini