PEKANBARU – Terungkap fakta nenek dibunuh di Pekanbaru akibat dendam menantu yang menyewa orang untuk menghabisi nyawa mertuanya secara terencana dan sadis.
Penemuan jasad wanita lanjut usia di kediamannya memicu penyelidikan mendalam oleh tim Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Petugas menemukan indikasi kekerasan benda tajam pada tubuh korban yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan berencana.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menjelaskan bahwa otak dari aksi keji tersebut merupakan anggota keluarga dekat korban sendiri.
"Menantu korban berinisial NW merupakan aktor intelektual yang merencanakan pembunuhan ini dengan menyewa dua orang eksekutor," ujar Jeki, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Senin (4/5/2026).
NW disebut telah menyimpan rasa sakit hati yang mendalam terhadap mertuanya akibat permasalahan internal keluarga.
Jeki mengungkapkan bahwa tersangka NW merasa sering direndahkan oleh korban sehingga membulatkan tekad untuk menghabisi nyawa mertuanya.
Para eksekutor yang disewa mendapatkan imbalan sejumlah uang untuk menjalankan instruksi dari menantu korban tersebut.
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti termasuk senjata tajam yang digunakan oleh pelaku saat menjalankan aksinya di malam hari.
Saat ini para tersangka telah mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Mereka terancam jeratan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib.