BCA Perkuat Layanan QRIS Cross Border Untuk Nasabah Globa

Selasa, 27 Januari 2026 | 12:05:35 WIB
BCA Perkuat Layanan QRIS Cross Border Untuk Nasabah Globa

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) semakin menegaskan posisinya sebagai pionir layanan pembayaran digital dengan memperluas fitur QRIS Cross Border di aplikasi myBCA dan BCA mobile. 

Langkah ini merupakan bagian dari strategi BCA untuk memenuhi kebutuhan transaksi lintas negara nasabah, sekaligus mendukung inisiatif Bank Indonesia dalam implementasi QRIS secara menyeluruh di berbagai negara.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi internasional, layanan ini menjadi solusi praktis bagi nasabah yang ingin melakukan pembayaran di luar negeri tanpa perlu bergantung sepenuhnya pada kartu kredit atau mata uang lokal.

Pertumbuhan Signifikan Transaksi QRIS Cross Border

Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, menyampaikan bahwa hingga Desember 2025, sistem QRIS Cross Border mencatat lonjakan signifikan. Volume transaksi meningkat 185% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sementara nilai transaksi mencapai Rp632 miliar, tumbuh 148% secara tahunan (YoY).

“QRIS Cross Border telah mendukung kebutuhan nasabah yang beraktivitas di luar negeri, mulai dari transaksi ritel harian, transportasi, konsumsi, hingga pembayaran di sektor pariwisata dan gaya hidup,” ungkap Hera kepada Kontan.co.id, Senin (26/1/2026).

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa nasabah mulai menaruh kepercayaan tinggi pada sistem QRIS Cross Border sebagai sarana pembayaran digital yang mudah, aman, dan cepat di luar negeri.

Ekspansi Layanan di Beberapa Negara

Saat ini, QRIS Cross Border BCA sudah dapat digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. BCA juga tengah mengembangkan rencana ekspansi agar QRIS bisa diterima di lebih banyak negara.

 Strategi ini menegaskan komitmen BCA untuk menjadi penghubung utama bagi nasabah yang membutuhkan layanan pembayaran lintas negara secara praktis.

Untuk menambah kenyamanan bertransaksi, BCA menyesuaikan limit harian QRIS Cross Border menjadi Rp25 juta, naik dari sebelumnya yang mengikuti limit harian kartu debit. 

Langkah ini memungkinkan transaksi dengan jumlah lebih besar, sesuai kebutuhan nasabah yang sering melakukan pembayaran di luar negeri.

BCA memproyeksikan bahwa volume transaksi QRIS Cross Border akan terus meningkat seiring dengan bertumbuhnya aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat di berbagai negara tujuan.

QRIS Cross Border Pelengkap Kartu Kredit

Hera menegaskan bahwa QRIS Cross Border dirancang sebagai pelengkap kartu kredit, bukan pengganti. Hingga Desember 2025, transaksi kartu kredit BCA tetap menunjukkan tren positif. 

Outstanding pinjaman konsumer lainnya, yang mayoritas berasal dari kartu kredit, tumbuh 14% YoY dan mencapai Rp20,23 triliun, mencerminkan meningkatnya konsumsi dan mobilitas masyarakat.

Pendekatan ini menegaskan bahwa BCA tidak hanya fokus pada pembayaran digital modern, tetapi juga tetap mempertahankan layanan konvensional yang terbukti kuat. 

Dengan kombinasi keduanya, nasabah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam memilih metode pembayaran sesuai kebutuhan dan situasi.

Komitmen BCA Kembangkan Layanan Digital

Ke depan, BCA menegaskan komitmennya untuk terus memperluas dan mengembangkan layanan digital. Fokus utama tetap pada kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas, sehingga setiap nasabah dapat bertransaksi lintas negara dengan mudah.

Layanan QRIS Cross Border menunjukkan bagaimana bank dapat menyesuaikan diri dengan tren global dan kebutuhan nasabah modern. Dengan dukungan infrastruktur digital yang terus ditingkatkan, BCA berpotensi menjadi pemain utama dalam ekosistem pembayaran lintas negara di Indonesia.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk mendorong transaksi QRIS lintas negara secara penuh, sekaligus memperluas adopsi pembayaran digital di seluruh sektor ekonomi.

 Nasabah kini dapat menikmati kemudahan bertransaksi mulai dari kebutuhan ritel, transportasi, konsumsi, hingga sektor pariwisata dan gaya hidup internasional.

Dengan pertumbuhan transaksi yang signifikan dan ekspansi layanan di berbagai negara, BCA menunjukkan bahwa layanan digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan yang nyata bagi nasabah modern. 

Kombinasi QRIS Cross Border dan kartu kredit memungkinkan nasabah bertransaksi dengan lebih fleksibel, aman, dan praktis, sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan lintas negara.

Terkini