JAKARTA - PT Elnusa Tbk (Elnusa) mulai menancapkan akselerasi dalam jasa eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) melalui pemanfaatan teknologi seismik darat generasi terbaru sejak awal 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus menghadirkan efisiensi, akurasi, dan inovasi dalam pelaksanaan survei migas, terutama di wilayah Indonesia bagian timur yang memiliki karakteristik geologi kompleks.
Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi fondasi utama dalam percepatan pekerjaan eksplorasi.
“Elnusa mengawali 2026 dengan fokus mempercepat pekerjaan jasa eksplorasi melalui investasi pada teknologi seismik generasi terbaru. Penguatan ini kami lakukan untuk memastikan kualitas data yang optimal, efisiensi pelaksanaan proyek, serta penerapan standar keselamatan dan keandalan operasional yang tinggi, sekaligus mendukung agenda ketahanan energi nasional,” jelas Rustam.
Penerapan teknologi seismik modern memungkinkan Elnusa melakukan survei dengan lebih cepat dan akurat, memberikan data yang lebih komprehensif untuk mendukung pengambilan keputusan eksplorasi migas yang tepat sasaran.
Pendekatan Inovatif untuk Survei Indonesia Timur
Indonesia bagian timur menjadi fokus utama Elnusa karena kondisi geografis dan geologinya yang menantang. Rustam menekankan pentingnya fleksibilitas dan adaptasi teknologi dalam mendukung survei di wilayah ini.
“Kawasan timur Indonesia membutuhkan pendekatan teknologi yang fleksibel dan adaptif. Dengan kapabilitas yang kami miliki saat ini, Elnusa siap mendukung kebutuhan survei seismik di wilayah tersebut secara lebih cepat dan efektif,” tambahnya.
Strategi ini menegaskan posisi Elnusa sebagai perusahaan jasa energi yang tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga kualitas dan keselamatan operasional.
Dengan pendekatan inovatif, setiap kegiatan survei dapat dilakukan secara optimal, sekaligus meminimalkan risiko yang mungkin muncul akibat tantangan medan atau kondisi geologi yang sulit.
Investasi Teknologi Seismik Nodal Modern
Dalam rangka memperkuat kapabilitas seismiknya, Elnusa menanamkan investasi signifikan berupa pengadaan 25.000 unit STRYDE Range+ nodes.
Perangkat ini memiliki daya tahan operasional lebih panjang dan dilengkapi dengan STRYDE Nimble System serta STRYDE Mini System. Kombinasi dual-platform tersebut menghadirkan fleksibilitas tinggi dalam perancangan dan pelaksanaan survei, memungkinkan pengerjaan proyek simultan, serta optimalisasi sumber daya untuk survei 2D maupun 3D.
Teknologi nodal ini secara khusus dirancang untuk menjawab tantangan kawasan Indonesia Timur, yang meliputi keragaman struktur geologi, medan yang sulit, serta keterbatasan akses.
Dengan sistem ini, Elnusa mampu meningkatkan kualitas data seismik berdensitas tinggi, mempercepat akuisisi data, dan mengurangi biaya operasional secara signifikan.
Skala Besar dan Efisiensi Operasional
Elnusa memanfaatkan sistem berskala besar untuk survei 3D di area luas, sementara sistem portabel mendukung survei 2D, pengujian parameter, dan survei awal di wilayah dengan tingkat kompleksitas tinggi.
Kombinasi ini memungkinkan perusahaan menghadirkan data eksplorasi yang akurat, efisien, dan relevan bagi pengambilan keputusan industri energi.
Pemanfaatan teknologi mutakhir dari akuisisi hingga interpretasi data mempercepat proses eksplorasi migas, sehingga keputusan strategis dapat diambil lebih cepat dengan risiko minimal.
Dengan langkah ini, Elnusa menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang andal bagi industri energi nasional, menjunjung tinggi keselamatan kerja, keandalan operasional, dan penguasaan teknologi.
Penguatan kapabilitas seismik sejak awal 2026 menjadi bukti komitmen Elnusa dalam mendukung keberlanjutan eksplorasi migas di Indonesia, khususnya di bagian timur.
Perusahaan tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga memastikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional, sejalan dengan visi untuk mengembangkan jasa energi yang berkelanjutan.