Nusron Wahid Didesak Mundur usai 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 | 12:52:24 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid.(Sumber:NET)

JAKARTA - Praktisi hukum dan aktivis antikorupsi Saor Siagian meminta agar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid segera muncul dan memberikan klarifikasi. 

Hal itu berkaitan dengan kasus korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 8 orang sebagai tersangka. Terlebih, dari 8 tersangka tersebut, KPK menyebut 4 di antaranya diduga merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

"Sebagai pejabat publik, Nusron harus muncul ke permukaan memberi respons, karena yang ditangkap dan ditetapkan tersangka oleh KPK sebanyak 8 orang," ucap Saor, Kamis (17/8). "Menurut KPK, 4 orang kepercayaan Nusron. Banyak jadi korban," lanjutnya.

Saor berpendapat bahwa kasus tersebut sangat menampar wajah Presiden Prabowo Subianto yang disebut berkomitmen memberantas korupsi. "Pejabat yang melakukan korupsi, bukan saja menampar wajah Presiden sekaligus juga mengkhianati mandat rakyat," tegasnya.

Alumnus Universitas Kristen Indonesia (UKI) itu mendorong KPK segera menuntaskan serta mendalami pihak-pihak yang terkait. "Oleh karenanya kami dorong Nusron mengundurkan diri. Sehingga tidak menyandera pemerintahan Presiden Prabowo," kata dia.

Kasus korupsi seperti itu harus terus diberantas terlebih yang melilit jajaran Presiden. "Sehingga membangun harapan kepada publik. Pemerintah berkomitmen melakukan program anti korupsi," tambahnya.

Terkini