BOYOLALI - Aksi pencurian sepeda motor melanda kawasan pertokoan di Jalan Solo–Semarang, Dukuh Randusari, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Kamis (17/9/2026) pagi. Satu unit motor matic Honda Vario raib digondol pelaku hanya dalam hitungan detik. Sebelum melancarkan aksinya sekitar pukul 08.45 WIB, pelaku terekam kamera CCTV sempat dua kali bolak-balik mengamati situasi sekitar.
Pelaku berpura-pura mengecek deretan kendaraan yang terparkir hingga mengeksekusi motor korban yang kuncinya masih tertinggal menggantung. Menariknya, saat hendak tancap gas membawa kabur kendaraan curian tersebut, pelaku sempat terjatuh di area depan toko.
Rekan korban, Nurainun Lafia Mustahil, menguraikan bahwa para pekerja toko semula tidak menaruh kecurigaan sama sekali terhadap gerak-gerik pelaku. "Tadi pelaku sempat jalan lewat depan hotel, lalu duduk di sebelah timur dekat sepeda motor. Setelah itu dia jalan ke barat sambil mengecek motor-motor lain. Terus dia kembali dari arah timur sudah memakai masker. Pelaku sempat jatuh di depan toko, tapi kami tidak mendengar suaranya," kata Nurainun, Kamis (17/9/2026).
Sepeda motor yang hilang tersebut diidentifikasi milik salah satu karyawan toko bernama Putri Listianingsih, warga Kecamatan Teras. Fia menjelaskan, saat peristiwa berlangsung, para pegawai tengah berfokus melakukan pengemasan barang di dalam toko sembari memutar musik cukup keras. Hilangnya motor baru disadari sewaktu korban hendak keluar membeli makan siang.
"Pas mau beli makan siang keluar, tiba-tiba motornya sudah tidak ada. Kami langsung telepon pemilik toko dan mengecek rekaman CCTV," ungkapnya.
Fia menyebut ciri-ciri fisik pelaku yang terekam kamera pengawas tidak menyerupai sosok pencuri pada umumnya. "Penampilannya seperti pengemis. Di sini memang sering ada orang (seperti pelaku), jadi kami tidak curiga. Ciri-cirinya memakai sarung, atasan warna hijau mirip jas almamater, pria paruh baya, dan berjenggot," jelas Fia.
Usai menyadari kendaraannya raib, korban dibantu rekannya langsung menelusuri rekaman CCTV di sepanjang jalur pelarian. Pelaku terdeteksi mengendarai motor curian melaju ke arah selatan melintasi jalan Randusari–Klaten.
Merespons laporan tersebut, kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa jajarannya telah menerima laporan resmi dan menggelar olah penanganan awal. "Benar, hari ini kami menerima laporan dari korban terkait pencurian sepeda motor matik. Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di depan toko di Randusari. Kami sudah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku," kata pihak kepolisian.
Pihak kepolisian membeberkan, keteledoran korban yang lupa mencabut kunci kontak menjadi celah utama yang dimanfaatkan pelaku. "Kunci sepeda motor korbanmasih menggantung karena lupa mencabutnya," ujarnyanya.
Saat ini, personel kepolisian tengah mendalami kasus tersebut serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna mengusut identitas pelaku.