Istana Bantah Pencopotan Purbaya Terkait Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu

Rabu, 16 September 2026 | 20:23:00 WIB

BERITAKINI.CO.ID — Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto membantah pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan berkaitan dengan perombakan ratusan pejabat di Kemenkeu. Istana menegaskan pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto dan hal lumrah dalam kabinet.

Bambang merespons klaim Purbaya yang disampaikan usai serah terima jabatan dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Menurut Bambang, tidak ada yang istimewa dari pergantian tersebut.

"Oh itu pengakuan Pak Purbaya ya? Tapi sebetulnya enggak. Tidak ada yang istimewa. Pergantian kapan saja itu sebetulnya Menteri wakil Menteri siap diganti," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

Rombak 400 Pejabat di Lingkungan Kemenkeu

Pada Kamis (10/9), saat masih menjabat menteri keuangan, Purbaya melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur pegawai Kemenkeu. Sekitar 50 pegawai level Eselon II dan 350 pegawai level Eselon III dirotasi dari jabatannya.

Perombakan menyasar Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), jajaran fungsional di Badan Layanan Umum (BLU), hingga jajaran direksi Special Mission Vehicle (SMV) yang bernaung di bawah payung Kemenkeu.

Purbaya menilai keputusan itu ditengarai menjadi salah satu pemicu pencopotannya. "Sebagian iya (karena perombakan pejabat tersebut)," ujarnya usai acara serah terima jabatan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9).

Istana Sebut Tak Ada Persoalan Internal

Bambang mengaku tidak mengetahui adanya persoalan internal yang melatarbelakangi pergantian Purbaya. Dari perspektif Istana, pergantian menteri dinilai sebagai hal yang lumrah dan bisa terjadi kapan saja.

"Saya kalau internalnya kita tidak tahu kalau internal seperti apa. Cuman dari perspektif kita, dari Istana, sebetulnya pergantian itu adalah sesuatu yang lumrah saja sebetulnya. Bisa kapan saja. Namanya reshuffle kan bisa saja kapan dicopot, kemudian ada yang diangkat yang baru," katanya.

Bambang menegaskan tidak ada alasan khusus di balik pergantian Purbaya sebagai Menteri Keuangan periode 2025-2026. "Oh enggak itu pergantian biasa saja sebetulnya. Pergantian pejabat kan tidak ada sesuatu yang istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden kan ya," ucapnya.

Purbaya Bantah Ada Gesekan dengan Anak Buah

Purbaya digantikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil pada Senin (14/9). Ia menepis spekulasi yang menyebut pemberhentiannya dilatarbelakangi gesekan atau konflik internal dengan anak buahnya di Kemenkeu.

"Enggak ada gesekan. Yang jelas itu (pergantian menteri) hak prerogatif presiden yang presiden sudah putuskan setahun ini udah cukup," ujar Purbaya.

Purbaya turut menegaskan pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Istana mengenai alasan spesifik di balik pergantian tersebut.

Terkini