Atasi Banjir Ciputat, Pemkot Tangsel Bangun Turap Sepanjang 204 Meter

Rabu, 16 September 2026 | 15:51:43 WIB
Pembangunan turap di kawasan Bukit Nusa Indah, Kecamatan Ciputat dengan sepanjang 204 meter.(Sumber:NET)

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, terus memperkuat upaya pengendalian banjir melalui penguatan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan, khususnya titik rawan banjir. 

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Senin, mengatakan salah satu lokasi yang dilakukan penanganan adalah kawasan Bukit Nusa Indah, Kecamatan Ciputat dengan pembangunan turap sepanjang 204 meter. 

Pembangunan turap di Bukit Nusa Indah menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sistem pengendalian aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir bagi masyarakat sekitar. 

"Penanganan banjir dilakukan dengan melihat kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah. Kami akan terus melakukan pemetaan dan penanganan di titik-titik yang memang membutuhkan,” kata Wakil Wali Kota Pilar dalam keterangannya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan, Robby Cahyadi, mengatakan pembangunan turap dilakukan karena kawasan Bukit Nusa Indah termasuk dalam pemetaan wilayah yang memiliki persoalan banjir. 

Turap dibangun pada sisi kiri dan kanan aliran dengan panjang masing-masing sekitar 102 meter. Secara keseluruhan, panjang turap yang dibangun mencapai 204 meter. “Yang di sini, Bukit Nusa Indah, turapnya kiri-kanan sekitar 102 meter, totalnya 204 meter,” jelasnya.

Selain turap, proyek tersebut juga mencakup pembangunan pagar parapet sepanjang 90 meter serta jalur pedestrian yang sekaligus berfungsi sebagai jalan inspeksi dengan panjang sekitar 204 meter. 

“Ada pagar parapat juga 90 meter, jadi pedestrian di pinggiran turapnya. Ada jalan inspeksi,” kata Robby. 

Untuk mendukung sistem pengendalian aliran air, pembangunan tersebut juga dilengkapi sejumlah bangunan pelengkap, di antaranya pintu air, klep tabok, dan bangunan pelengkap lainnya. 

"Pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Diharapkan dapat memperkuat pengendalian aliran air di kawasan Bukit Nusa Indah sekaligus mengurangi risiko banjir yang selama ini dirasakan masyarakat sekitar," ujarnya.

Terkini