Pemkot Banjarmasin Pendataan Infrastruktur Jembatan Kayu Tua Kota

Rabu, 16 September 2026 | 12:27:56 WIB
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR.(Sumber:NET)

BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melakukan pendataan infrastruktur jembatan kayu yang telah berusia puluhan tahun untuk ditingkatkan kualitasnya agar memenuhi standar keselamatan bagi masyarakat. Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menyampaikan, sebagai wilayah berjuluk kota seribu sungai, daerahnya masih memiliki sangat banyak jembatan berkonstruksi kayu ulin atau kayu besi yang usianya sudah puluhan tahun.

"Ada jembatan yang lebih 20 tahun bahkan di atas 30 tahun usianya," ungkapnya.

Perhatian dari pihak pemerintah daerah ini ditujukan untuk memastikan seluruh jembatan masih layak serta memenuhi faktor keselamatan bagi warga, menyusul insiden jembatan amblas dan ambruk dalam beberapa waktu terakhir. Sebagaimana terjadi pada 30 Agustus 2026 lalu, jembatan berkonstruksi kayu di Jalan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, mengalami ambruk. Selain itu, jembatan berkonstruksi kayu di Banyiur yang berlokasi di Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, juga sempat amblas.

"Atas kejadian-kejadian ini saya instruksikan kepada dinas terkait juga para camat dan lurah agar bersama-sama melakukan pendataan seluruh jembatan kayu di daerah ini," ujarnya.

Selain jembatan kayu yang dapat dilalui kendaraan roda empat, akses jembatan titian atau jembatan kayu bagi warga di pinggiran sungai yang jumlahnya cukup banyak di wilayah ini juga wajib didata ulang serta diperiksa kualitasnya. Pemerintah daerah merencanakan perbaikan infrastruktur jembatan kayu dan titian tersebut, baik melalui peningkatan menjadi konstruksi beton maupun penggantian dengan kayu ulin baru yang lebih berkualitas.

"Memang tantangannya ada masih ratusan jembatan kayu dan titian di kota kami ini, tentunya sesuai kemampuan anggaran diprioritaskan yang mendesak," ujarnya.

Pemerintah daerah bersama pihak legislatif telah menetapkan APBD perubahan tahun 2026 sebesar Rp2,6 triliun. Dalam penetapan tersebut, pembangunan serta perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, hingga drainase menjadi prioritas utama pelaksanaan program.

Terkini