Resmi Dibuka Jembatan Manyar Gresik Urai Macet Jalur Industri KEK

Selasa, 15 September 2026 | 15:17:53 WIB
Ilustrasi Jembatan Manyar Gresik.(Sumber:NET)

JAKARTA - Jembatan Manyar Nomor 10 di Kabupaten Gresik resmi dibuka untuk lalu lintas sejak 3 September 2026. Langkah ini diambil setelah pembangunan jembatan baru rampung dikerjakan demi memastikan konektivitas tetap terjaga di salah satu jalur strategis Jawa Timur.

Infrastruktur baru ini menggantikan jembatan lama yang mengalami penurunan kondisi struktur. Hal tersebut berpotensi memengaruhi keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan yang melintas.

Pihak kementerian menegaskan bahwa konektivitas jalan dan jembatan merupakan infrastruktur vital yang harus selalu dalam kondisi andal dan aman bagi masyarakat.

"Konektivitas jalan dan jembatan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah," ujar pihak kementerian.

Jembatan Manyar Nomor 10 dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Pekerjaan mencakup pembangunan pondasi menggunakan spunpile 600, bangunan bawah berupa abutment, bangunan atas berupa rangka baja A80, serta perkerasan jalan dengan flexible pavement.

Pembangunan jembatan baru ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional sekaligus memperlancar arus kendaraan menuju maupun dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE. Infrastruktur ini juga berperan dalam mendukung kelancaran jalur distribusi logistik di Jalan Lintas Utara (Pantura) Jawa Timur.

Posisi Gresik sebagai salah satu kawasan industri membuat ruas tersebut memiliki intensitas lalu lintas yang tinggi, terutama kendaraan berat dan truk pengangkut barang. Kondisi itu sebelumnya kerap memicu kemacetan, khususnya ketika terjadi gangguan kendaraan di atas jembatan.

Kini, dengan beroperasinya jembatan yang baru, pengguna jalan merasakan manfaat langsung dari peningkatan konektivitas tersebut. Salah seorang warga Tanjungwidoro, Kabupaten Gresik, yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut menyambut positif pembukaan fasilitas baru ini karena dinilai dapat mengurangi kemacetan dan membuat perjalanan lebih lancar.

"Setelah adanya jembatan ini, kami sebagai pengguna jalan juga merasa gembira karena sudah memperkecil kemacetan juga. Ya menguntungkan bagi para driver. Sebelumnya akses ke Gresik itu pasti macet. Jadi sekarang sudah ada jembatan tadi jadi lebih lancar," ujar warga tersebut.

Menurutnya, kemacetan sebelumnya cukup sering terjadi pada akses menuju Gresik, terutama dari arah Bungah. Kondisi semakin parah ketika terdapat truk yang mengalami masalah di atas jembatan. Kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut didominasi kendaraan berat karena Gresik merupakan salah satu pusat industri dan memiliki kawasan seperti KEK JIIPE.

Dengan dibukanya jembatan tersebut, penyedia layanan infrastruktur tidak hanya memastikan tersedianya jalur yang lebih aman dan andal, tetapi juga memperkuat konektivitas pada kawasan industri dan KEK JIIPE yang memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi Jawa Timur.

Terkini