Langkah Praktis Merawat dan Membersihkan AC di Rumah Agar Tetap Dingin

Senin, 14 September 2026 | 15:56:37 WIB
Ilustrasi AC.(Sumber:NET)

JAKARTA - Penumpukan kotoran dapat mengganggu kinerja AC sehingga perangkat tersebut memerlukan pembersihan rutin. Proses pembersihan AC di rumah bisa mencakup komponen dalam, seperti filter udara, evaporator, sampai kipas blower. Perangkat pendingin ruangan ini berfungsi menjaga suhu udara indoor tetap sejuk. Pembersihan berkala sangat krusial agar debu yang melekat pada komponen sirna sehingga sirkulasi udara serta kebersihan perangkat tetap terjaga.

Perawatan yang teratur mampu mempertahankan kinerja pendinginan secara maksimal. Prosesnya dapat memanfaatkan alat pendukung seperti vacuum cleaner, kain lap, air sabun, serta sikat gigi atau cairan pembersih khusus AC. Berikut merupakan panduan untuk membersihkan pendingin udara di rumah secara mandiri tanpa memerlukan jasa teknisi.

Langkah pertama, pastikan perangkat dalam kondisi mati dengan mencabut sambungan kabel listrik sebelum memulai proses pembersihan. Setelah itu, buka penutup utama lalu lepaskan filter udara yang berada di bagian depan.

Komponen filter umumnya menyimpan banyak kotoran, sehingga perlu disedot dengan vacuum cleaner atau dicuci memakai sabun dan sikat gigi. Begitu selesai dicuci, pastikan filter benar-benar kering secara sempurna sebelum dipasang kembali.

Lanjutkan dengan membersihkan bagian evaporator menggunakan vacuum cleaner atau menyemprotkan cairan pembersih khusus. Biarkan cairan tersebut bekerja selama beberapa menit, lalu usap hingga bersih menggunakan kain basah.

Bagian kipas blower yang terletak di belakang evaporator juga wajib dibersihkan dari debu dengan bantuan vacuum cleaner.

Apabila seluruh tahapan pembersihan telah usai, pasang kembali filter udara beserta penutupnya hingga tertutup rapat. Pastikan perangkat pendingin udara dapat beroperasi dengan normal sebelum kembali digunakan dalam jangka waktu lama.

Membiarkan pendingin udara kotor dapat menimbulkan penumpukan debu yang menyumbat sirkulasi udara, merusak efisiensi kerja, dan memicu pemborosan konsumsi daya listrik. Filter kotor turut menyebarkan polutan ke seluruh ruangan serta memicu pertumbuhan bakteri dan jamur yang memicu bau tidak sedap. Kondisi ini juga berisiko membuat komponen mengalami panas berlebih hingga berujung kerusakan.

Pembersihan komponen AC sangat disarankan untuk dilakukan setiap 3 hingga 4 bulan sekali. Selain itu, servis rutin oleh teknisi profesional idealnya dijalankan minimal 6 bulan sekali.

Terkini