Tips Menghadapi Bahaya Tumpahan Oli di Jalan Raya untuk Pemotor Aman

Kamis, 03 September 2026 | 15:45:36 WIB
Ilustrasi Tumpahan oli di Jalan.(Sumber:NET)

JAKARTA - Tumpahan oli di jalan raya menjadi salah satu ancaman bahaya yang mengintai para pengguna jalan saat berkendara. Daya cengkeram ban pada permukaan aspal dapat berkurang secara signifikan ketika melintasi area yang beroli, sehingga sangat berpotensi menyebabkan pengendara kehilangan keseimbangan. Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, membagikan panduan untuk mengantisipasi bahaya tersebut.

Menurut Agus, ceceran oli memang sangat membahayakan para pengendara sepeda motor karena dapat mengurangi daya cengkeram ban ke aspal secara drastis. Apabila titik tumpahan oli sudah terlihat dari jarak jauh, pengendara diimbau untuk sedapat mungkin menghindari area tersebut.

"Kalau terlihat ada tumpahan oli dari jauh, sebisa mungkin hindari area tersebut dengan tetap memperhatikan kondisi kendaraan di sekitar. Jangan menghindar secara mendadak," ujar Agus.

Agus menegaskan bahwa kunci utama untuk selamat dari potensi bahaya tumpahan pelumas terletak pada langkah antisipasi sejak awal. Pengendara sangat disarankan agar senantiasa menjaga pandangan jauh ke depan, mengurangi laju kendaraan lebih awal, serta meminimalisasi manuver atau gerakan mendadak ketika mengemudi.

"Jadi kuncinya tetap pada antisipasi, pandangan jauh ke depan, turunkan kecepatan lebih awal, hindari gerakan mendadak," kata Agus.

Agus juga mengingatkan bahwa risiko bahaya akibat ceceran oli bakal meningkat drastis sewaktu berkendara pada malam hari. Hal itu terjadi lantaran bercak oli cenderung makin sulit terdeteksi dalam kondisi penerangan yang minim. Oleh sebab itu, kami menyarankan para pengendara untuk selalu menyesuaikan laju kendaraan dengan jangkauan sinar lampu motor sekaligus menjaga jarak aman dari kendaraan di depannya.

"Selalu perhatikan perubahan warna atau pantulan permukaan jalan. Bagian yang terkena oli kadang terlihat lebih mengilap saat terkena sorot lampu," ujar Agus.

Terkini