Pemkot Jakarta Timur Kebut Penataan Lokbin Kramat Jati Jadi Pasar Ikan

Selasa, 01 September 2026 | 16:01:16 WIB
Penataan infrastruktur di sekitar Kawasan Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati oleh petugas gabungan.(Sumber:NET)

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus mengebut penataan infrastruktur di Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati. Setelah pengerjaan difokuskan sejak Senin pekan lalu, sejumlah perbaikan di area luar kini telah rampung. Pengerjaan kemudian bergeser ke bagian dalam kawasan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (31/8/2026) pagi, proses pengaspalan jalan di area depan Lokbin serta perbaikan trotoar telah selesai dikerjakan. Permukaan jalan di bagian depan kini tampak lebih halus dan rapi. Di atas pintu masuk Lokbin, terpasang spanduk berwarna biru dan putih bertuliskan "LOKBIN PASAR IKAN KRAMAT JATI". Spanduk tersebut menegaskan bahwa kawasan itu akan dialihfungsikan menjadi pasar ikan.

Saat ini, petugas gabungan yang terdiri dari Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Timur tengah berfokus merapikan bagian dalam Lokbin. Para petugas bahu-membahu menambal jalan yang berlubang, membersihkan saluran drainase, mengganti instalasi penerangan yang rusak, serta merapikan los pedagang.

"Ini mau diganti lampunya tuh yang rusak," ujar salah seorang petugas Sudin Bina Marga Jakarta Timur di lokasi, Senin.

Seorang petugas mengatakan, perbaikan jalan di dalam area Lokbin dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung. "Kan ditambal itu jalan yang berlubang tuh. Biar enak lah nantinya pedagang juga," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 193 pedagang ikan dan kerang yang berjualan di bahu jalan sekitar Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, akan dipindahkan ke Lokasi Binaan (lokbin) Kramat Jati. Hal tersebut merupakan buntut dari kondisi jalan di sekitar Pasar Kramat Jati yang licin akibat limbah air dari aktivitas pedagang ikan dan kerang.

Kondisi itu menyebabkan seorang pelajar yang mengendarai motor mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia. Kepala Divisi Operasional Pasar Wilayah II Perumda Pasar Jaya Yohanes Daramonsidi mengatakan, penempatan tersebut merupakan hasil rapat Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama pihak terkait.

“Untuk pedagang ikan akan ditempatkan di lokbin (lokasi binaan) Kramat Jati dengan jumlah 193 pedagang,” ujar Yohanes melalui sambungan telepon, Senin (24/8/2026).

Terkini