JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan dan Provinsi Jambi.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa Kementerian PU meningkatkan kesiapsiagaan guna menghadapi potensi karhutla dan kekeringan lewat koordinasi lintas sektor serta pemanfaatan sarana pendukung yang tersedia.
"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," kata Dody di Jakarta, Senin.
Upaya penanganan terus diperkuat di tengah musim kemarau dan kekeringan yang melanda beberapa daerah. Bantuan berupa pasokan air dan sarana operasional disalurkan ke Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, serta Kabupaten Batanghari, Jambi.
Di Kabupaten Berau, dukungan difokuskan pada pemadaman api di Kecamatan Sambaliung, tepatnya di kawasan Sei Bebanir Bangun, RT 13, Jalan Poros Bangun, dan Limunjan, Sungai Buntu. Kebakaran melahap area sekitar 0,5 hektare di lokasi pertama dan 2 hektare di lokasi kedua yang didominasi semak belukar serta pepohonan.
Pengerahan armada operasional dilakukan untuk memasok air dan mendukung aksi pemadaman gabungan bersama pihak terkait serta warga setempat. Kegiatan berlangsung sejak siang hingga sore hari dan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Sementara itu, pemadaman karhutla di Kota Palangka Raya menyasar kawasan Jalan Nyalun Menteng, Kecamatan Jekan Raya, dengan area terdampak diperkirakan mencapai 7,23 hektare.
Personel beserta satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter dikerahkan untuk menyuplai air bagi armada pemadam. Pasokan air yang bersumber dari Perumdam Tirta Bahalap Palangka Raya dimanfaatkan untuk pengisian ulang agar operasi pemadaman berjalan tanpa henti.
Meskipun cuaca terik, kabut asap, dan vegetasi yang mengering berisiko mempercepat penyebaran api, kerja sama terpadu di lapangan berhasil memadamkan serta mengisolasi titik api agar tidak meluas.
Dukungan serupa dilaksanakan di kawasan Tahura Senami/Sultan Thaha Saifuddin, Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi. Pemadaman dan pendinginan dilakukan bersama tim gabungan lintas instansi.
Peralatan yang dikerahkan meliputi satu unit dump truck, dua pompa robin, dua selang pemadam, dua selang hisap, serta tiga tangki air portable berkapasitas total 3.000 liter dengan pasokan air yang dijaga secara berkelanjutan.
Guna mengantisipasi keterbatasan air permukaan selama musim kemarau, tindakan pemboran sumur air tanah juga dilakukan di dua lokasi sebagai sumber air tambahan.
Secara keseluruhan, operasi pemadaman tersebut turut disokong oleh armada angkut, mobil tangki tambahan berkapasitas masing-masing 5.000 liter, beberapa set perlengkapan pemadam manual, serta unit GPS.