PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau konsisten berupaya mengoptimalkan kualitas infrastruktur jalan provinsi yang tersebar di kabupaten/kota se-Riau.Langkah tersebut tetap direalisasikan kendati saat ini daerah tengah mengalami kondisi penurunan fiskal.
Sebagaimana yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau yang bakal segera meningkatkan kualitas struktur Ruas Jalan Mahato (Batas Rokan Hilir) - Simpang Manggala.
Peningkatan tersebut merupakan wujud komitmen Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih kokoh, aman, serta nyaman untuk masyarakat.
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi menuturkan, pada tahun ini pihaknya bakal melaksanakan proyek Rigid Pavement di Ruas Jalan Mahato (Batas Rokan Hilir) - Simpang Manggala sepanjang 8,9 kilometer (Km).
"Iya tahun ini Pemprov Riau membangun Rigid Pavement di Ruas Jalan Mahato-Simpang Manggala, Rokan Hilir sepanjang 8,9 Km, dengan total anggaran sebesar Rp97,7 miliar. Perbaikan jalan ini sebagai komitmen Plt Gubernur Riau Pak SF Hariyanto meningkatkan kualitas infrastruktur jalan," kata Zulfahmi, Rabu (12/8/2026).
Zulfahmi memaparkan, pekerjaan Rigid Pavement sepanjang 8,9 Km tersebut terbagi menjadi dua paket pengerjaan.
Mengenai paket pertama, ruas Jalan Mahato (Batas Rokan Hilir) - Simpang Manggala sepanjang 5,5 Km dialokasikan dana sebesar Rp60 miliar.
Selanjutnya untuk paket dua, ruas Jalan Mahato (Batas Rokan Hilir) - Simpang Manggala B sepanjang 3,4 Km menyerap nilai pekerjaan senilai Rp37,7 miliar.
"Untuk paket pertama sudah kontrak tinggal pelaksanaan pekerjaan saja. Sedangkan saat ini sedang proses lelang. Kami harap pembangunan Rigid Pavement di Ruas Mahato-Simpang Mangga ini dapat menjawab persoalan infrastruktur di wilayah setempat," terangnya.
Berbekal peningkatan kualitas infrastruktur tersebut, kelak diharapkan Ruas Jalan Mahato-Simpang Manggala mampu mempermudah mobilitas masyarakat demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.