Tol Jogja-Solo Tembus 92,54 persen, Akses Bokoharjo Siap untuk Nataru

Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:48:15 WIB
Ilustrasi Jalan alternatif Sleman ke Gunungkidul di Bokoharjo, Prambanan ini bisa tersambung dengan exit tol jalan Tol Jogja Solo.(Sumber:NET)

JOGJA - Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo terus dipercepat oleh pihak pengembang.PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat bahwa pengerjaan fisik Tol Jogja–Solo Paket 1.2 Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer sudah menyentuh 92,54% hingga akhir Juni 2026.

Langkah percepatan juga diterapkan pada pengerjaan Akses Bokoharjo yang menghubungkan Exit Tol Purwomartani menuju koridor selatan DIY.Pembebasan lahan untuk jalur akses tersebut telah menyentuh angka 99,38% dan diproyeksikan siap mendukung kelancaran lalu lintas pada momen Natal dan Tahun Baru 2026/2027.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Rivan A. Purwantono, menyebutkan bahwa pengembangan akses ini berjalan atas kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Daerah DIY.

"Pengembangan akses ini kami lakukan agar distribusi lalu lintas tidak terpusat di Jalan Adisutjipto, sekaligus memperkuat konektivitas menuju wilayah selatan DIY seperti Bantul dan sekitarnya," ujar Rivan dalam keterangan resminya, Senin (10/8/2026).

Rivan menerangkan bahwa Akses Bokoharjo menjadi salah satu prioritas utama percepatan pengerjaan.Jalur ini menjadi penghubung vital antara Exit Tol Purwomartani dan koridor bagian selatan DIY.

Akses strategis ini ditargetkan bisa difungsikan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru 2026/2027.

Dengan lahan yang terbebaskan mencapai 99,38%, konstruksi fisik Akses Bokoharjo siap dikerjakan secara intensif.

Proses pengerjaan tersebut kini tinggal menunggu penyelesaian seluruh dokumen Rencana Teknik Akhir (RTA).

Percepatan infrastruktur jalan tol ini diharapkan mampu menguatkan konektivitas sekaligus mempermudah akses ke berbagai destinasi wisata unggulan.

Beberapa di antaranya mencakup Candi Prambanan, Istana Ratu Boko, hingga Tebing Breksi di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Di sisi lain, progres signifikan juga dicapai pada proyek Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.

Data resmi menunjukkan bahwa konstruksi pada ruas tersebut sudah rampung hingga 98,68%.Jalan tol ini dijadwalkan dapat beroperasi secara komersial pada penghujung tahun ini.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik langkah percepatan pembebasan lahan maupun pengerjaan fisik proyek tol ini.Menurut pandangan Beliau, pengerjaan proyek tersebut dipastikan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

"Dari Jasa Marga menyampaikan laporan kemajuan pembangunan tol yang diharapkan bisa dipercepat, termasuk pembebasan lahan. Yang terpenting bagi saya adalah kualitas pekerjaannya baik," pungkas Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Secara nasional, Asosiasi Tol Indonesia (ATI) mencatat total realisasi investasi pengusahaan jalan tol di tanah air sudah menembus angka Rp668 triliun.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi investasi dari seluruh jaringan jalan tol yang beroperasi saat ini.

Ketua Umum ATI Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa modal di sektor infrastruktur jalan tol diperkirakan bakal terus melonjak hingga Rp1.000 triliun seiring penambahan ruas-ruas baru.

"Jaringan jalan tol yang beroperasi saat ini telah mencapai sepanjang 3.115,98 km yang dikelola oleh 59 BUJT, dengan akumulasi nilai investasi mencapai Rp668 triliun," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).

Pihak ATI menilai bahwa tingginya kebutuhan dana pembangunan infrastruktur memerlukan inovasi pada skema pembiayaan.Langkah ini penting untuk mendorong keterlibatan investasi swasta yang lebih besar dalam proyek jalan tol.

Dukungan swasta juga krusial untuk menekan ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang memiliki ruang pembiayaan terbatas.

"Pembangunan jalan tol pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Publik membutuhkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, berkualitas, dan andal," tambah Rivan.

Terkini