Pemerintah Mulai Proyek PLTS 100 GW, Prabowo Pimpin Groundbreaking

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:44:34 WIB
Ilustrasi Teknisi melakukan pemeriksaan panel surya di gedung Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jakarta.(Sumber:NET)

JAKARTA - Pemerintah akan segera memulai pelaksanaan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) sebagai bagian dari program transisi energi nasional.

Tahap awal proyek tersebut sudah mengantongi persetujuan dan bakal diawali dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) dalam waktu dekat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa rencana percepatan proyek PLTS ini dibahas saat rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

"Yang kedua, kami juga membahas tentang implementasi daripada PLTS 100 gigawatt yang Insyaallah dalam waktu dekat akan ditandai peluncuran groundbreaking pertama," ujar Bahlil.

Menurut penjelasannya, pemerintah telah menyepakati pengerjaan tahap pertama sehingga proses konstruksi bisa segera berjalan.

"Ini langsung sudah jalan menyangkut dengan PLTS, dan tahap pertama sudah disetujui untuk bisa dilaksanakan," katanya.

Bahlil melanjutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal memimpin langsung seremoni peluncuran groundbreaking perdana tersebut.

"Nanti Bapak Presiden sendiri yang insyaallah dalam rencananya akan meresmikan," ujarnya.

Proyek PLTS 100 GW ini menjadi salah satu agenda strategis pemerintah guna mengakselerasi pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) sekaligus mendongkrak bauran energi bersih nasional.

Terkini