Polisi Bandung Ungkap 15 Kasus Begal dan Curanmor

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:22:02 WIB
Polrestabes Bandung Ungkap 15 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 20 Hari, 19 Pelaku Ditangkap.(Sumber:NET)

BANDUNG - Maraknya aksi kejahatan jalanan di Kota Bandung sepanjang Juli 2026 langsung direspons cepat oleh jajaran Polrestabes Bandung.

Sejak 1 hingga 21 Juli 2026, pihak kepolisian sukses membongkar belasan perkara yang selama ini meresahkan warga.

Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi menyebutkan bahwa keberhasilan pengungkapan ini berkat patroli rutin yang masif serta penyelidikan intensif.

Sebanyak 19 tersangka kini sudah diringkus dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Selama periode 1 sampai dengan hari ini tanggal 21 Juli, Polrestabes Bandung dan jajaran telah berhasil mengungkap 15 kejahatan jalanan," kata Dedi dalam konferensi pers, Senin (21/7/2026).

Dari total 15 perkara tersebut, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta begal atau pencurian dengan kekerasan mendominasi.

Dedi merinci bahwa kasus terdiri dari delapan perkara curanmor, enam kasus pembegalan, dan satu tindak kejahatan jalanan lainnya yang fokus ditangani penyidik.

Para petugas berhasil menciduk 19 tersangka beserta jajaran barang bukti, mulai dari senjata tajam hingga kendaraan hasil kejahatan.

"Dari 15 kasus tersebut, kami telah berhasil mengamankan 19 orang pelaku dengan berbagai jenis senjata tajam dan 11 unit kendaraan bermotor," ujarnya.

Tak hanya menciduk para pelaku, aparat kepolisian juga menyita bermacam barang bukti yang dipakai maupun yang didapat dari tindak pidana tersebut.

Barang bukti yang diamankan mencakup sejumlah senjata tajam yang dipakai saat beraksi serta 11 sepeda motor hasil kejahatan yang dijadikan bukti dalam penyidikan.

Dedi menegaskan bahwa jajaran penyidik masih terus memeriksa seluruh tersangka guna mendalami kemungkinan adanya jaringan lain atau keterlibatan di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda."Kasus tersebut saat ini sedang kami lakukan penyidikan," katanya.

Sebagai upaya pencegahan agar kejahatan serupa tidak terulang, Polrestabes Bandung memperketat pengawasan dan patroli malam dengan melibatkan jajaran polsek.

Dedi menambahkan, sekitar dua pertiga dari kekuatan 2.600 personel dikerahkan bergantian setiap malam untuk menyisir dan menjaga keamanan berbagai area Kota Bandung.

"Kami sudah menggelar patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan melibatkan polsek jajaran. Kurang lebih dua pertiga kekuatan kami turunkan dari sejumlah 2.600 personel secara bergantian," ucapnya.

Langkah preventif ini dipastikan akan terus berjalan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat saat beraktivitas, khususnya pada malam hingga dini hari.

Terkini