Tingkatkan Kualitas Pembangunan, Pemkab Abdya Gelar Workshop Perencana

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:29:00 WIB
Pemkab Abdya Gelar Workshop Perencana.(Sumber:NET)

BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) lewat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Perencana buat aparatur pemerintah daerah, yang diselenggarakan di aula Kantor Bapperida setempat, Rabu (15/7/2026).

Workshop yang bertempat mulai tanggal 15 hingga 16 Juli 2026 tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Abdya, Amrizal.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh para Asisten, para Kepala SKPK, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plt Sekda Abdya, Amrizal, mengutarakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah agar kian terarah, terukur, dan selaras dengan visi pembangunan daerah.

Amrizal menegaskan, perencanaan bukan cuma menyusun dokumen, mengisi format, atau memenuhi kewajiban administratif.

Menurutnya, mutu pembangunan daerah amat ditentukan oleh mutu perencanaan yang dirancang sejak awal.

"Baik atau buruknya hasil pembangunan sangat dipengaruhi oleh kualitas perencanaan yang kami susun sejak awal. Oleh karena itu, setiap program yang dirancang harus benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat, didukung data yang akurat, memiliki target yang jelas, serta dapat diukur manfaat dan dampaknya," ucapnya.

Amrizal mengingatkan bahwasanya selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, proses pembangunan mesti dijalankan secara terpadu, terarah, menyeluruh, dan berkesinambungan.

"Oleh karena itu, pembangunan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus dibangun melalui sinergi, kolaborasi, dan keselarasan antar-perangkat daerah," ujarnya.

Ia menekankan supaya seluruh kepala perangkat daerah memastikan setiap program kerja sejalan dengan visi besar daerah, yaitu "Abdya Maju, Masyarakat Sejahtera" yang dikawal lewat semangat 'Arah Baru Abdya Maju'.

Amrizal meminta aparatur untuk berani menghadirkan inovasi dan tidak terjebak pada rutinitas tahunan.

"Jangan sampai program yang kami usulkan hanya mengulang kegiatan rutin tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sudah saatnya kami bernai melakukan perubahan, menyusun program yang inovatif, tepat sasaran, efisien, dan mampu menjawab persoalan rill masyarakat Abdya," sebutnya.

Mengingat tersedianya keterbatasan anggaran daerah, Amrizal juga meminta supaya penentuan skala prioritas dilakukan secara ketat bertumpu pada kebutuhan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, penguatan sumber daya manusia (SDM).

Di samping itu, ia menegaskan krusialnya perencanaan berbasis data pada setiap pengambilan kebijakan pemerintah.

"Pembangunan saat ini harus berbasis data. Setiap kebijakan harus didukung oleh informasi yang valid, analisis yang mendalam, dan proyeksi yang terukur. Kami tidak boleh lagi menyusun program berdasarkan asumsi atau kebiasaan tahun sebelumnya. Perencanaan harus mampu membaca tantangan masa depan, mengantisipasi perubahan, dan memberikan solusi yang tepat bagi masyarakat," terang Amrizal.

Amrizal berharap supaya seluruh perangkat daerah menjadi satu tim yang solid dalam mengawal pembangunan Abdya.

Ia pun berharap workshop ini menjadi momentum mengokohkan komitmen seluruh perangkat daerah dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang berkualitas, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan warga.

"Saya ingin melihat adanya semangat baru, pola pikir baru dan cara kerja baru yang lebih profesional, responsif, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil. Karena pada akhirnya, masyarakat tidak menilai seberapa banyak dokumen yang kami hasilkan, tetapi seberapa besar manfaat yang mereka rasakan dari setiap kebijakan pemerintah," kata Amrizal.

Sementara itu, Plt Kepala Bapperida Abdya, Sufrinaldi mengatakan, workshop tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan teknis, memperkuat pemahaman serta membangun komitmen strategi aparatur perencana dalam menyokong pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Abdya sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan RKPD.

"Kami ingin menjamin konsistensi terhadap pelaksanaan seluruh program prioritas pemerintah daerah berjalan selaras dan berkontribusi langsung terhadap pencapaian target pembangunan selama lima tahun ke depan," ujarnya.

Ia memaparkan bahwasanya workshop yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 98 peserta.

Pada hari pertama, kegiatan diikuti seluruh kepala SKPK dengan fokus pembahasan pada aspek strategis, penajaman prioritas, dan komitmen pimpinan dalam mengendalikan dokumen perencanaan.

"Sedangkan hari kedua diperuntukkan bagi fungsional perencana dan Kasubag perencana pada masing-masing SKPK dengan fokus pada penguatan teknis penyusunan perencanaan dan formulasi indikator kinerja," ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bapperida Abdya menghadirkan pakar ekonomi terkemuka, Prof Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Econ, yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, yang menyampaikan materi memaparkan materi strategis mengenai perumusan program pembangunan daerah.

Terkini