JAKARTA – Meroketnya harga bahan bakar membuat pengguna mobil diesel terdampak paling besar. Banyak pemilik kendaraan yang terbiasa menggunakan solar kualitas tinggi seperti Pertamina Dex kini mempertimbangkan beralih ke bahan bakar bersubsidi, Biosolar.
Namun, keputusan untuk turun kelas bahan bakar ini dinilai berisiko. Pemilik bengkel Jakarta Diesel Squad (JDS), Erick Budiman, mengingatkan adanya konsekuensi buruk dari penggunaan biosolar pada mobil diesel modern.
“Menurunkan penggunaan bahan bakar pada mobil diesel jelas akan berdampak dan berpotensi meningkatkan masalah teknis,” ujarnya dikutip GridOto, Senin (13/7/2026).
Gangguan umumnya menyerang komponen vital mesin diesel masa kini. Biosolar dengan kualitas lebih rendah dibanding Pertamina Dex berpotensi menimbulkan kerak, mempercepat keausan, dan menurunkan performa mesin.
Dengan kondisi harga BBM yang terus naik, pengendara memang dituntut mencari alternatif hemat. Namun, Erick menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mesin sebelum memutuskan beralih ke Biosolar.
Langkah hemat sesaat bisa berujung biaya perbaikan lebih besar jika kerusakan teknis terjadi.