Cetak Rekor 100 Juta Unit, AHM Pilih Perayaan Internal

Jumat, 10 Juli 2026 | 13:31:30 WIB
Honda New CBR250RR usai diproduksi di pabrik motor Honda atau AHM Karawang Plant.(FOTO:NET)

JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) mengukir sejarah baru dalam industri otomotif di Tanah Air.

Total volume produksi sepeda motor Honda di Indonesia secara akumulatif telah menembus angka 100 juta unit.

Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti nyata besarnya kepercayaan dari pasar domestik serta pasar ekspor terhadap kualitas produk Honda yang dirakit secara lokal.

Meski demikian, Direktur Marketing PT AHM Octavianus Dwi Putro masih enggan memaparkan secara rinci mengenai model dan waktu tepatnya angka produksi 100 juta unit tersebut berhasil dilewati.

Namun, momen bersejarah itu dipastikan terjadi pada sepanjang paruh pertama tahun 2026.

"Bagi kami itu yang penting kalau kita dipercaya konsumen, sekaligus tanggung jawab," ujar Octavianus di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (9/7/2026).

Pihak internal AHM memilih untuk tidak mempublikasikan momentum pencapaian besar tersebut secara berlebihan ke masyarakat luas.

Fokus utama dari perusahaan kata Octa, akan tetap tertuju pada penguatan kualitas produk serta peningkatan kualitas layanan purna jual bagi konsumen.

"Momennya enggak kami iniin sih. Enggak kami hitung. Ya dihitung dari versi kita, tapi ya sudah lah. Kami rayakan internal saja," katanya.

Meski begitu, Octa mengakui bahwa pihaknya sangat mensyukuri bentuk apresiasi luar biasa yang terus mengalir dari masyarakat Indonesia selama berpuluh-puluh tahun.

Pencapaian angka tersebut kini menjadi pengingat yang kuat akan komitmen perusahaan yang jauh lebih besar untuk masa depan.

"Ya kita happy dengan dipercaya sekian tahun lah sebenarnya," ujarnya.

Konsistensi yang terjaga dalam mempertahankan pangsa pasar menjadi modal paling utama bagi AHM untuk terus eksis di belantika industri roda dua nasional.

"Pokoknya gini, AHM itu kan 55 tahun ya di tahun ini juga dan kita eksis kan gitu. Setiap tahun jualan juga tidak buruk, market share juga cukup baik," kata Octa.

Octa turut menegaskan bahwa keberhasilan masif ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen mata rantai bisnis Honda, mulai dari lini pabrikan hingga garda paling depan di jaringan diler resmi.

"Itu artinya dipercaya konsumen sekian lama gitu. Kami dan jaringan, main diler, ada diler, pada akhirnya kan punya tanggung jawab juga untuk konsumen kita di negara ini juga," ujarnya.

Perjalanan panjang dari PT Astra Honda Motor di kancah industri otomotif Indonesia sendiri telah dimulai sejak tahun 1971 silam.

Pada masa awal itu, perusahaan resmi berdiri menggunakan nama PT Federal Motor, yang memelopori lahirnya Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sepeda motor Honda di Tanah Air.

Kala itu, PT Federal Motor hanya melakukan proses perakitan, sedangkan seluruh komponennya didatangkan dari Jepang dalam bentuk CKD atau completely knock down.

Varian sepeda motor yang pertama kali diproduksi oleh Honda adalah tipe bisnis, yaitu S 90 Z yang mengusung mesin 4-tak berkapasitas 90cc.

Volume produksi pada tahun pertama operasional hanya menyentuh angka 1.500 unit selama setahun, namun jumlahnya melonjak drastis menjadi sekitar 30.000 unit per tahun dan terus berkembang pesat hingga saat ini.

Sepuluh tahun berselang semenjak didirikan, tepatnya pada tahun 1981, PT Federal Motor sukses menyentuh angka 1 juta produksi sepeda motor Honda.

Seiring dengan tingginya penerimaan dari konsumen, PT Federal Motor kemudian membangun pabrik kedua di wilayah Pegangsaan serta mendongkrak kapasitas produksi hingga mencapai 2 juta unit per tahun pada tahun 1996.

Pada tahun 2001, PT Federal Motor bersama beberapa anak perusahaan resmi melakukan merger menjadi satu payung perusahaan dengan nama PT Astra Honda Motor.

Empat tahun setelahnya atau pada tahun 2005, pabrik ketiga sepeda motor Honda resmi didirikan di kawasan Cikarang sehingga total kapasitas produksi melonjak menjadi 3 juta unit per tahun.

Permintaan sepeda motor Honda yang terus meroket mendorong PT Astra Honda Motor untuk membangun pabrik keempat mereka di Karawang pada tahun 2014.

Saat fase tersebut, total kapasitas produksi mengalami peningkatan hingga menyentuh angka 5,3 juta unit per tahun pada tahun 2015.

Pada tahun 2015 pula, AHM sukses mencatatkan sejarah produksi sepeda motor yang ke-50 juta unit, yang menjadi prestasi perdana dalam industri sepeda motor di Indonesia bahkan untuk cakupan level ASEAN.

Terkini