Ceceran Beton Mengeras, Jalan Panjang Jakbar Macet Pagi Ini

Rabu, 08 Juli 2026 | 18:24:01 WIB
Terjadi kemacetan di ruas Jalan Panjang dari arah Kedoya menuju Kebon Jeruk. Pengendara disarankan mencari rute alternatif. (FOTO: NET)

JAKARTA - Arus kendaraan di ruas Jalan Panjang dari arah Kedoya menuju Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (8/7/2026) pagi mengalami kemacetan karena tumpahan batu kerikil sisa pengecoran yang tersebar di badan jalan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, penumpukan kendaraan terpantau tepat di area flyover dekat Gedung AKR Tower.

Sejumlah personel gabungan tampak mengatur arus lalu lintas karena sebagian jalur sedang dibersihkan dari ceceran material tersebut.

Pengendara diminta antre melintas sampai pembersihan oleh petugas selesai dilakukan.

Kepala Satpol PP Kelurahan Duri Kepa, Sumeri, menyebut pihaknya menerima laporan warga mengenai tumpahan kerikil bekas coran yang mengganggu arus kendaraan dan membahayakan pengguna jalan.

"Kami dari Pemerintah Kecamatan Kebon Jeruk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya ceceran bekas cor mix yang jatuh ke jalan raya, sehingga mengakibatkan ganggunya aktivitas arus lalu lintas," kata Sumeri di lokasi, Rabu. 

"Sehingga kami langsung tindak lanjuti datang ke lokasi, kami bekerja sama dengan PPSU, Bina Marga untuk membersihkan bekas coran yang sudah kering di aspal," sambungnya.

Sumeri menerangkan, upaya pembersihan dikerjakan memakai alat berat stamper untuk mengelupas sisa material yang telah mengeras di permukaan aspal.

"Kami bersihkan menggunakan alat yaitu stamper untuk membersihkan bekas puing-puing semen yang kering," jelasnya.

Sumeri memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun material akibat ceceran tersebut sebelum tim datang ke lokasi untuk membersihkan.

"Untuk sementara tidak ada korban jiwa ataupun korban materi. Kami langsung bekerja sama dengan UKPD terkait untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut," tuturnya.

Di sisi lain, Sumeri menduga tumpahan batu kerikil itu jatuh dari truk pengangkut coran saat melintas.

Terkini