Petani Bengkulu Patungan Rp10 Juta Perbaiki Jalan Rusak

Rabu, 08 Juli 2026 | 17:56:01 WIB
Petani Desa Pagar Jati, Kecamatan Semidang Lagan, Bengkulu Tengah mengecor jalan produksi pertanian secara swadaya (FOTO: NET)

BENGKULU - Sebanyak 30 orang petani yang mengelola tanaman sawit, karet, dan kopi di Desa Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah, bahu-membahu melakukan perbaikan jalan produksi pertanian yang mengalami kerusakan parah.

"Kami ini tergabung dalam Kelompok Tani Perumahan 25 Lagan, Desa Pagar Jati, Kecamatan Semidang Lagan, Bengkulu Tengah, anggota 30 orang. Petani sawit, karet, kopi. Sumbangan sukarela Rp 100 hingga Rp 500 ribu. Total terkumpul 10 juta untuk pengecoran tebing sepanjang 50 meter," kata Susan Tri Jaya, salah seorang petani, Rabu (8/7/2026).

Para petani menerangkan bahwa keadaan tebing sepanjang 50 meter tersebut sangat menyulitkan proses pengangkutan hasil panen, khususnya ketika hujan turun lantaran kondisi jalan yang berubah menjadi berlumpur.

"Karena menjadi masalah, petani bersepakat memperbaiki swadaya. Konsultasi dengan desa sudah dilakukan, tetapi desa juga mengalami persoalan pendanaan karena banyak anggaran desa terpangkas," ucap Susan.

Imbas dari kerusakan jalan tersebut, petani kerap mengalami kerugian lantaran hasil panen tidak dapat diangkut tepat waktu, bahkan buah sawit berisiko membusuk.

Sementara itu, Kepala Desa Pagar Jati, Parizal, memberikan apresiasi atas inisiatif mandiri para petani untuk memperbaiki jalan desa yang mempunyai total panjang 3 kilometer tersebut.

Ia menerangkan bahwa sebelum adanya pemotongan dana dari pemerintah pusat, pihak desa sejatinya rutin menganggarkan perbaikan jalan secara bertahap.

"Total panjang jalan itu 3 kilometer, sudah 1,5 kilometer kami cicil perbaiki melalui dana desa. Lalu, tahun ini dana desa dipangkas hingga 58 persen, maka desa tidak ada lagi dana untuk membangunnya," ucap Parizal.

Terkini