Motif Asmara di Balik Pembunuhan Gadis Tanpa Busana

Senin, 06 Juli 2026 | 13:08:58 WIB
Pembunuh gadis di Lumajang yang ditemukan tewas tanpa busana.(FOTO:NET)

JAKARTA - Perempuan berinisial MTA (22) yang merupakan warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jawa Timur (Jatim) meregang nyawa usai dihabisi oleh kekasihnya sendiri, RA (18) secara keji.

Jenazah MTA didapati dalam keadaan tanpa pakaian.

Berikut runtutan kejadiannya.

Berdasarkan rangkuman informasi, jasad MTA awalnya didapati pada Sabtu (4/7) malam dengan posisi terlentang tanpa busana serta berselimut darah di atas ranjangnya.

Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan atas kontak telepon dari pelaku yang tiba-tiba meminta tetangga korban untuk memeriksa keadaan MTA dengan dalih khawatir lantaran nomornya tidak dapat dikontak.

Aparat kepolisian yang mengendus keanehan dari alasan tersebut segera menggelar investigasi digital secara mendalam.

Petugas akhirnya berhasil membekuk RA di rumahnya dalam waktu kurang dari satu hari.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia, mengonfirmasi bahwa pelaku melakukan penganiayaan berulang kali demi memastikan korban tidak dapat mencari bantuan dari luar kediaman.

Pelaku ditengarai mempergunakan kayu dan celana jins yang berada di area sekitar untuk menghabisi nyawa korban.

"Korban dipukul kayu oleh pelaku, serta mulut disumpal dan leher dijerat dengan celana jin milik korban," ungkap AKP Ari, dilansir detikJatim.

Usai korban dipastikan tewas, pelaku sengaja melepas semua pakaian korban.

Tindakan ini diduga dilakukan sebagai upaya manipulasi keadaan agar tampak seperti kasus rudapaksa yang dilakukan oleh orang asing.

Pelaku Sempat Berlagak Meminta Bantuan Pelaku sempat berakting panik.

Ia menghubungi tetangga agar menengok keadaan kekasihnya yang diklaim tidak bisa dikontak.

"Tetangganya yang menemukan, katanya dapat telepon dari pacar korban untuk memeriksa kondisinya karena ditelepon tidak bisa. Saat dicek ternyata sudah meninggal, posisinya tanpa busana di kamarnya," ujar keluarga korban, Diana.

Pihak berwajib yang menaruh curiga lalu melakukan pelacakan hingga berhasil mengamankan RA di tempat tinggalnya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia, memaparkan bahwa pelaku merupakan pacar dari korban sendiri.

Pelaku Habisi Korban Menggunakan Celana Jins Terbongkar alasan RA menghabisi MTA memakai celana jins.

RA disinyalir membunuh MTA lantaran merasa tersinggung setelah keduanya terlibat pertengkaran.

"Pelaku sakit hati atas ucapan korban setelah terlibat cekcok mulut dengan korban, sehingga pelaku membunuh korban," ujar AKP Ari Aulia.

RA dilaporkan memukul korban memakai kayu.

Ia juga menyumbat mulut MTA dengan kain kemudian merenggut nyawa kekasihnya lewat jeratan celana jins pada area leher.

RA saat ini dijerat menggunakan Pasal 458 KUHP terkait pembunuhan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun kurungan.

Terkini