PEKANBARU - Penghargaan tanda kehormatan Nugraha Sakanti yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mendatangkan kebanggaan tersendiri bagi jajaran Polda Riau.
Tanda kehormatan Nugraha Sakanti tersebut diboyong dari Jakarta menuju ke Markas Polda Riau lewat prosesi kirab yang dipadukan bersama pataka 'Tuah Sakti Hamba Negeri' milik Polda Riau.
Acara kirab akbar ini diselenggarakan dengan berpusat di area Bundaran Tugu Keris, Jalan Pangeran Pattimura, Pekanbaru, pada Kamis (2/7/2026) pagi.
Agenda keagamaan tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Polda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, selaku wujud ungkapan rasa syukur sekaligus penghormatan mendalam atas apresiasi paling tinggi yang dianugerahkan oleh Kepala Negara Republik Indonesia itu.
Nugraha Sakanti sendiri ialah sebuah tanda kehormatan bintang lima yang dianugerahkan secara eksklusif oleh Presiden Republik Indonesia kepada satuan di dalam lingkungan Polri yang dianggap telah menorehkan bakti yang luar biasa, serta memiliki andil besar untuk kemajuan bangsa, negara, dan aspek kemanusiaan.
Agenda yang dinilai sakral ini juga mendapatkan pengawalan ketat dari segenap anggota personel jajaran Polda Riau.
Beberapa pejabat yang tampak hadir mendampingi Kapolda Riau di antaranya ialah Irwasda Kombes Prabowo Santoso, Karoops Kombes Ino Hariyanto, serta Karo SDM Kombes Boy Jeckson Simangunsong.
Di samping itu, hadir pula deretan Direktur Teknis yang meliputi Dir Intelkam, Dir Reskrimsus, Dir Samapta, Dir Binmas, Dir Resnarkoba, Dir Lantas, Dir Polairud, serta perwakilan dari Dir Pamobvit, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid Keu, Kabid TIK, Kabid Dokkes, Kabid Labfor, Ka SPKT, Kayanma, PKKM Tk. III, serta jajaran perwira menengah seperti Kombes Pol Wahyu Kuncoro, Kombes Pol Anom Karibianto, beserta para kapolres.
Arak-arakan piagam Nugraha Sakanti dan pataka kebesaran Polda Riau ini sengaja digelar ke jalanan dengan tujuan agar segenap lapisan masyarakat di Riau bisa ikut merasakan rasa bangga yang serupa.
Apresiasi tersebut menjadi sebuah pembuktian otentik atas kesuksesan institusi Polda Riau di dalam menjalankan peran pengamanan wilayah, penegakan hukum, hingga melahirkan terobosan sosial kemasyarakatan layaknya program Green Policing serta pengerjaan proyek infrastruktur bagi wilayah-wilayah yang masih terisolasi.
"Kirab ini adalah simbol dedikasi bersama. Penghargaan Nugraha Sakanti ini bukan hanya milik personel kepolisian, melainkan milik seluruh masyarakat Riau yang selama ini terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban bersama Polri," ujar Kapolda Riau.
Selama prosesi arak-arakan berlangsung, kondisi arus transportasi jalanan serta tingkat antusiasme dari warga yang berdatangan untuk menonton terpantau berjalan dengan sangat disiplin.
Segenap rangkaian dari kegiatan pawai Pataka Polda Riau tersebut dikabarkan melaju dalam keadaan yang aman, tertib, serta kondusif.
Pemberian penghargaan Nugraha Sakanti ini didasari atas terbitnya Keputusan Presiden Nomor 37/TK/2026, Keputusan Presiden Nomor 38/TK/2026, beserta Keputusan Presiden Nomor 55/Polri Tahun 2026 yang dibacakan secara resmi oleh Sesmilpres Mayjen Wahyu Yudhayana.
Tanda kehormatan itu diserahkan secara langsung oleh Presiden selaku wujud penghargaan dari negara bagi satuan kerja di lingkungan Polri yang dipandang telah berjasa, mengukir prestasi, serta memberikan impak positif yang nyata bagi kemaslahatan bangsa dan negara.
Selain diberikan kepada institusi Polda Riau, bentuk apresiasi serupa turut diserahkan kepada beberapa satker lain seperti Divisi Hukum Polri, Pusat Keuangan Polri, Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Sumatera Utara, Polda Lampung, dan juga Polda Kalimantan Tengah.
Prosesi penganugerahan tanda kehormatan Nugraha Sakanti ini diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto tepat pada momentum acara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertempat di Pusat Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026 yang lalu.